
Otoritas Brasil dan kantor berita milik negara Agência Brasil mengeluarkan panduan terbaru pada 19 November yang menegaskan bahwa mulai 10 April 2025, pelancong dengan paspor AS, Kanada, atau Australia wajib menunjukkan visa elektronik kunjungan (e-Visa) untuk masuk ke Brasil. Pengumuman ini menegaskan bahwa pengajuan visa dilakukan 100 persen secara online melalui https://brazil.vfsevisa.com dengan biaya sebesar US$80,90.
e-Visa ini berlaku untuk beberapa kali masuk—sepuluh tahun untuk warga AS dan lima tahun untuk warga Kanada dan Australia—dengan izin tinggal maksimal 90 hari per kunjungan (maksimal 180 hari dalam periode 12 bulan). Pemohon harus mengunggah scan paspor, foto close-up, dan rincian rencana perjalanan; proses pengajuan biasanya memakan waktu 48–72 jam.
Maskapai penerbangan akan melakukan pemeriksaan “dokumen siap” saat check-in. Penumpang yang tidak membawa konfirmasi visa cetak berisiko ditolak naik pesawat. Perusahaan pengelola perjalanan disarankan mengotomatisasi pengingat di PNR untuk perjalanan yang dimulai setelah 9 April. Perusahaan kapal pesiar yang singgah di pelabuhan Brasil telah menanyakan kepada Kementerian Pariwisata apakah pendaftaran biometrik di kapal dapat menggantikan persyaratan ini; diskusi masih berlangsung.
Brasil sempat menangguhkan persyaratan visa untuk warga negara tersebut pada 2019, namun kebijakan baru ini mengembalikan prinsip timbal balik. Perusahaan dengan arus pengunjung signifikan dari Amerika Utara atau Australia—terutama di sektor energi, pertambangan, dan teknologi—disarankan mengalokasikan waktu ekstra untuk proses persetujuan perjalanan.
e-Visa ini berlaku untuk beberapa kali masuk—sepuluh tahun untuk warga AS dan lima tahun untuk warga Kanada dan Australia—dengan izin tinggal maksimal 90 hari per kunjungan (maksimal 180 hari dalam periode 12 bulan). Pemohon harus mengunggah scan paspor, foto close-up, dan rincian rencana perjalanan; proses pengajuan biasanya memakan waktu 48–72 jam.
Maskapai penerbangan akan melakukan pemeriksaan “dokumen siap” saat check-in. Penumpang yang tidak membawa konfirmasi visa cetak berisiko ditolak naik pesawat. Perusahaan pengelola perjalanan disarankan mengotomatisasi pengingat di PNR untuk perjalanan yang dimulai setelah 9 April. Perusahaan kapal pesiar yang singgah di pelabuhan Brasil telah menanyakan kepada Kementerian Pariwisata apakah pendaftaran biometrik di kapal dapat menggantikan persyaratan ini; diskusi masih berlangsung.
Brasil sempat menangguhkan persyaratan visa untuk warga negara tersebut pada 2019, namun kebijakan baru ini mengembalikan prinsip timbal balik. Perusahaan dengan arus pengunjung signifikan dari Amerika Utara atau Australia—terutama di sektor energi, pertambangan, dan teknologi—disarankan mengalokasikan waktu ekstra untuk proses persetujuan perjalanan.
Sumber: Agência Brasil via Bem Paraná