1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Australia
  4. /
  5. Pelamar Indonesia Jadi Sasaran Penipuan ‘Perang’ Visa Kerja & Liburan Australia

Pelamar Indonesia Jadi Sasaran Penipuan ‘Perang’ Visa Kerja & Liburan Australia

Nov 26, 2025
·
Pelamar Indonesia Jadi Sasaran Penipuan ‘Perang’ Visa Kerja & Liburan Australia
Sebuah investigasi ABC mengungkap perdagangan gelap di Indonesia yang memanfaatkan para pemuda yang bersaing mendapatkan salah satu dari 5.000 visa Kerja & Liburan Australia (subkelas 462) yang dialokasikan setiap tahun untuk negara ini.

Untuk mengajukan permohonan yang sah, warga Indonesia harus mendapatkan surat dukungan pemerintah (SDUWHV) dari Direktorat Jenderal Imigrasi di Jakarta. Karena sistem online hanya dibuka dalam waktu singkat—dan sering mengalami gangguan—warga setempat menyebut proses ini sebagai ‘perang visa’. Para perantara kini menawarkan jasa untuk melewati kerumitan ini dengan biaya hingga AU$5.500, mengaku bisa menyuap pejabat atau langsung memasukkan nama ke dalam kuota. Korban yang diwawancarai ABC memberikan rekaman agen yang menjanjikan surat dukungan yang dijamin; beberapa kemudian menemukan dokumen mereka palsu dan menerima penolakan dari Australia yang bisa merugikan peluang visa di masa depan.

Pelamar Indonesia Jadi Sasaran Penipuan ‘Perang’ Visa Kerja & Liburan Australia


Penipuan ini berkembang karena permintaan jauh melebihi kuota dan sebagian besar proses terjadi di luar yurisdiksi Australia. Para advokat di Jakarta mendesak Canberra untuk mengambil alih penerbitan surat dukungan atau menghapusnya sama sekali, seperti yang sudah dilakukan Australia untuk sebagian besar negara mitra WHV lainnya. Parlemen Indonesia telah menjadwalkan sidang setelah lebih dari 3.000 keluhan resmi terkait server yang sering crash dan dugaan akses orang dalam.

Bagi pengusaha Australia—terutama di sektor pertanian dan perhotelan—masalah integritas di negara asal pekerja meningkatkan risiko reputasi dan kepatuhan. Mempekerjakan pekerja yang menggunakan dokumen palsu dapat memicu sanksi sipil jika pengusaha “secara wajar mencurigai” adanya penipuan. Tim mobilitas disarankan untuk memverifikasi asal surat SDUWHV dan menyimpan bukti pemeriksaan kelayakan.

Dalam jangka pendek, pelamar disarankan menghindari agen yang menjanjikan jalan pintas, hanya menggunakan portal resmi online, serta menyiapkan laporan bank dan sertifikat berbahasa Inggris jauh sebelum kuota dibuka. Departemen Dalam Negeri Australia menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta pembayaran melalui media sosial dan mengimbau pelapor untuk melaporkan penipuan melalui Border Watch.
Sumber: ABC News

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Australia.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×