
Dengan jutaan warga Amerika diperkirakan akan menuju utara untuk berbelanja Black Friday dan mengunjungi keluarga, Badan Layanan Perbatasan Kanada (CBSA) mengeluarkan peringatan perjalanan pada 25 November 2025 yang mengimbau pengunjung dan warga Kanada yang kembali untuk “tahu sebelum berangkat.” Tahun lalu, badan ini memproses lebih dari 93 juta pelancong, dan volume perjalanan pada akhir pekan liburan ini diperkirakan akan melebihi tingkat sebelum pandemi.
Pengingat penting meliputi membawa dokumen perjalanan yang sah—warga AS harus membawa paspor atau kartu NEXUS—mendeklarasikan semua pembelian, serta mematuhi pembatasan terkait ganja, senjata api, dan beberapa jenis makanan tertentu. CBSA juga menyarankan penggunaan fitur deklarasi awal ArriveCAN di bandara utama, yang dapat mempercepat proses di kios, serta aplikasi CBSA Border Wait Time untuk memilih pos perbatasan darat dengan antrean paling sedikit.
Para pelaku bisnis harus memperhatikan bahwa jalur komersial mungkin mengalami kemacetan sesekali karena lonjakan impor ritel. Perusahaan yang mengangkut barang dengan waktu sensitif harus memastikan sopir membawa e-manifest lengkap dan siap untuk pemeriksaan lanjutan. Peringatan juga menegaskan bahwa batas bebas bea sementara (C$800 setelah 48 jam) masih berlaku dan produk unggas dari negara bagian AS yang terdampak flu burung dilarang masuk.
Upaya CBSA ini merupakan bagian dari rencana operasi musim dingin yang lebih luas, termasuk penambahan staf, perpanjangan jam operasional di beberapa pos perbatasan, serta berbagi data secara real-time dengan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS. Para pengangkut lintas batas menyambut baik kejelasan ini, karena membantu menghindari keterlambatan mahal dan memastikan karyawan tiba tepat waktu untuk shift Senin.
Para pelancong juga dianjurkan memantau prakiraan cuaca, karena front Arktik yang membawa salju akibat efek danau dapat memperlambat lalu lintas di Ontario dan Québec.—Lihat cerita terkait badai salju di bawah.
Pengingat penting meliputi membawa dokumen perjalanan yang sah—warga AS harus membawa paspor atau kartu NEXUS—mendeklarasikan semua pembelian, serta mematuhi pembatasan terkait ganja, senjata api, dan beberapa jenis makanan tertentu. CBSA juga menyarankan penggunaan fitur deklarasi awal ArriveCAN di bandara utama, yang dapat mempercepat proses di kios, serta aplikasi CBSA Border Wait Time untuk memilih pos perbatasan darat dengan antrean paling sedikit.
Para pelaku bisnis harus memperhatikan bahwa jalur komersial mungkin mengalami kemacetan sesekali karena lonjakan impor ritel. Perusahaan yang mengangkut barang dengan waktu sensitif harus memastikan sopir membawa e-manifest lengkap dan siap untuk pemeriksaan lanjutan. Peringatan juga menegaskan bahwa batas bebas bea sementara (C$800 setelah 48 jam) masih berlaku dan produk unggas dari negara bagian AS yang terdampak flu burung dilarang masuk.
Upaya CBSA ini merupakan bagian dari rencana operasi musim dingin yang lebih luas, termasuk penambahan staf, perpanjangan jam operasional di beberapa pos perbatasan, serta berbagi data secara real-time dengan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS. Para pengangkut lintas batas menyambut baik kejelasan ini, karena membantu menghindari keterlambatan mahal dan memastikan karyawan tiba tepat waktu untuk shift Senin.
Para pelancong juga dianjurkan memantau prakiraan cuaca, karena front Arktik yang membawa salju akibat efek danau dapat memperlambat lalu lintas di Ontario dan Québec.—Lihat cerita terkait badai salju di bawah.
Sumber: Canada Border Services Agency