
Untuk mengurangi kemacetan di jalur keamanan selama musim liburan puncak, Transportation Security Administration (TSA) pada 28 November meluncurkan promosi terbatas yang memberikan potongan US$15 dari biaya pendaftaran bagi pemohon TSA PreCheck pertama kali yang mendaftar bersama minimal satu anggota keluarga. Teman atau anggota keluarga tambahan juga mendapatkan diskon yang sama, sehingga keluarga beranggotakan enam orang bisa menghemat hingga US$75.
Penawaran ini berlaku hingga 31 Desember 2025 dan merupakan bagian dari kampanye TSA “Families on the Fly” yang bertujuan mengurangi waktu tunggu saat Thanksgiving yang mencapai rekor lebih dari 2,9 juta penumpang per hari. Anak-anak di bawah 12 tahun sudah bisa ikut bersama orang tua yang terdaftar PreCheck secara gratis, namun TSA ingin lebih banyak remaja dan anggota keluarga besar yang sudah terverifikasi dan terdaftar sebelum lonjakan penumpang Natal.
Bagi tim mobilitas global, diskon ini menjadi keuntungan hemat biaya bagi karyawan yang ditugaskan ke Amerika Serikat. Perusahaan yang biasanya mengganti biaya pendaftaran lima tahun sebesar US$85 kini bisa melakukannya dengan tarif lebih rendah, sehingga program pendaftaran massal menjadi lebih efisien. Promosi ini tersedia melalui semua penyedia pendaftaran, termasuk Idemia dan Telos, dan berlaku untuk pendaftaran langsung maupun pusat layanan pop-up di bandara-bandara besar.
TSA menyatakan keanggotaan PreCheck telah melampaui 20 juta orang, dengan waktu tunggu rata-rata di jalur khusus kurang dari lima menit. Selain itu, TSA sedang menguji coba pos pemeriksaan dengan autentikasi wajah di 25 bandara, memungkinkan anggota PreCheck tetap menyimpan ID fisik mereka di saku.
Penumpang yang belum sempat menyelesaikan wawancara sebelum batas waktu masih bisa melakukan pengambilan sidik jari pada awal 2026 asalkan aplikasi dan pembayaran sudah diajukan sebelum 31 Desember.
Penawaran ini berlaku hingga 31 Desember 2025 dan merupakan bagian dari kampanye TSA “Families on the Fly” yang bertujuan mengurangi waktu tunggu saat Thanksgiving yang mencapai rekor lebih dari 2,9 juta penumpang per hari. Anak-anak di bawah 12 tahun sudah bisa ikut bersama orang tua yang terdaftar PreCheck secara gratis, namun TSA ingin lebih banyak remaja dan anggota keluarga besar yang sudah terverifikasi dan terdaftar sebelum lonjakan penumpang Natal.
Bagi tim mobilitas global, diskon ini menjadi keuntungan hemat biaya bagi karyawan yang ditugaskan ke Amerika Serikat. Perusahaan yang biasanya mengganti biaya pendaftaran lima tahun sebesar US$85 kini bisa melakukannya dengan tarif lebih rendah, sehingga program pendaftaran massal menjadi lebih efisien. Promosi ini tersedia melalui semua penyedia pendaftaran, termasuk Idemia dan Telos, dan berlaku untuk pendaftaran langsung maupun pusat layanan pop-up di bandara-bandara besar.
TSA menyatakan keanggotaan PreCheck telah melampaui 20 juta orang, dengan waktu tunggu rata-rata di jalur khusus kurang dari lima menit. Selain itu, TSA sedang menguji coba pos pemeriksaan dengan autentikasi wajah di 25 bandara, memungkinkan anggota PreCheck tetap menyimpan ID fisik mereka di saku.
Penumpang yang belum sempat menyelesaikan wawancara sebelum batas waktu masih bisa melakukan pengambilan sidik jari pada awal 2026 asalkan aplikasi dan pembayaran sudah diajukan sebelum 31 Desember.
Sumber: The Sun