
Pada 16 Januari 2026, portal web Kepolisian Federal Brasil (PF) mencantumkan lebih dari selusin pemberitahuan baru tentang warga asing yang kehilangan atau berisiko kehilangan izin tinggal mereka setelah berada di luar Brasil selama lebih dari dua tahun berturut-turut. Setiap berkas kasus merujuk pada Pasal 33 Undang-Undang Migrasi (13.445/2017) dan memberikan waktu sepuluh hari bagi individu tersebut untuk mengajukan banding sebelum catatan dinonaktifkan.
Meskipun pemberitahuan semacam ini sudah lama ada, para pengacara mengatakan bahwa PF kini menerbitkannya secara massal setiap hari kerja dan telah mengotomatisasi pemberitahuan melalui email ke maskapai penerbangan, sehingga semakin sulit bagi pelanggar masa tinggal untuk masuk kembali tanpa terdeteksi. Perusahaan yang mempekerjakan warga asing dengan izin Mercosur atau reuni keluarga disarankan untuk memeriksa riwayat perjalanan dengan cermat; seorang karyawan yang menghabiskan waktu lama di luar negeri selama pandemi mungkin tanpa sadar melanggar aturan.
Jika izin tinggal dibatalkan, warga asing harus mengajukan izin tinggal baru dari luar negeri—proses yang sering memakan waktu berbulan-bulan. Oleh karena itu, perusahaan dianjurkan untuk melakukan audit berkala setiap tiga bulan terhadap cap keluar-masuk dan menjadwalkan perjalanan “kehadiran legal” kembali ke Brasil bagi staf yang menjalani penugasan jangka panjang di luar negeri.
PF menegaskan bahwa tindakan tegas ini mendukung reformasi tata kelola digital yang lebih luas menjelang migrasi sistem gov.br. Para pengacara memperkirakan akan terjadi lonjakan awal pemberitahuan pembatalan hingga Maret seiring digitalisasi berkas lama.
Meskipun pemberitahuan semacam ini sudah lama ada, para pengacara mengatakan bahwa PF kini menerbitkannya secara massal setiap hari kerja dan telah mengotomatisasi pemberitahuan melalui email ke maskapai penerbangan, sehingga semakin sulit bagi pelanggar masa tinggal untuk masuk kembali tanpa terdeteksi. Perusahaan yang mempekerjakan warga asing dengan izin Mercosur atau reuni keluarga disarankan untuk memeriksa riwayat perjalanan dengan cermat; seorang karyawan yang menghabiskan waktu lama di luar negeri selama pandemi mungkin tanpa sadar melanggar aturan.
Jika izin tinggal dibatalkan, warga asing harus mengajukan izin tinggal baru dari luar negeri—proses yang sering memakan waktu berbulan-bulan. Oleh karena itu, perusahaan dianjurkan untuk melakukan audit berkala setiap tiga bulan terhadap cap keluar-masuk dan menjadwalkan perjalanan “kehadiran legal” kembali ke Brasil bagi staf yang menjalani penugasan jangka panjang di luar negeri.
PF menegaskan bahwa tindakan tegas ini mendukung reformasi tata kelola digital yang lebih luas menjelang migrasi sistem gov.br. Para pengacara memperkirakan akan terjadi lonjakan awal pemberitahuan pembatalan hingga Maret seiring digitalisasi berkas lama.