
Pusat Layanan Pengajuan Visa China (CVASC) di Medan, Sumatera Utara, ditutup pada 16 Januari 2026 karena hari libur nasional Isra Mi’raj, sehingga proses pengajuan visa reguler mundur hingga 19 Januari. Pengajuan visa ekspres yang diajukan pada 13 Januari sudah diproses dan diserahkan pada 15 Januari; sementara pengajuan lainnya mengalami keterlambatan dua hari kerja.
Meski rutin, penutupan ini berdampak bagi perencana mobilitas di Asia Tenggara yang tengah berupaya mendapatkan visa China untuk eksekutif Indonesia dan anggota keluarga pekerja China yang ingin pulang merayakan Tahun Baru Imlek awal Februari. Pusat Medan melayani wilayah luas di Sumatera dan baru-baru ini mewajibkan pengajuan pra-online, yang menyebabkan lonjakan permintaan langsung sebelum akhir pekan panjang.
Manajer perjalanan korporat disarankan mengalihkan pengajuan mendesak ke cabang CVASC di Jakarta atau Surabaya yang tetap buka, atau menyesuaikan jadwal penerbangan. Kejadian ini menegaskan pentingnya memantau hari libur keagamaan di negara tuan rumah, karena kantor konsuler China biasanya mengikuti kalender lokal, bukan kalender daratan utama.
CVASC menegaskan bahwa pemohon biasa tidak lagi perlu membuat janji temu sebelumnya, namun harus membawa formulir online yang sudah dicetak dan memberikan sidik jari. Tim mobilitas disarankan memeriksa kembali batas waktu pengiriman kurir minggu ini agar tidak terjadi keterlambatan lebih lanjut.
Meski rutin, penutupan ini berdampak bagi perencana mobilitas di Asia Tenggara yang tengah berupaya mendapatkan visa China untuk eksekutif Indonesia dan anggota keluarga pekerja China yang ingin pulang merayakan Tahun Baru Imlek awal Februari. Pusat Medan melayani wilayah luas di Sumatera dan baru-baru ini mewajibkan pengajuan pra-online, yang menyebabkan lonjakan permintaan langsung sebelum akhir pekan panjang.
Manajer perjalanan korporat disarankan mengalihkan pengajuan mendesak ke cabang CVASC di Jakarta atau Surabaya yang tetap buka, atau menyesuaikan jadwal penerbangan. Kejadian ini menegaskan pentingnya memantau hari libur keagamaan di negara tuan rumah, karena kantor konsuler China biasanya mengikuti kalender lokal, bukan kalender daratan utama.
CVASC menegaskan bahwa pemohon biasa tidak lagi perlu membuat janji temu sebelumnya, namun harus membawa formulir online yang sudah dicetak dan memberikan sidik jari. Tim mobilitas disarankan memeriksa kembali batas waktu pengiriman kurir minggu ini agar tidak terjadi keterlambatan lebih lanjut.
Sumber: VisaHQ Global Mobility News