
Pada hari penuh pertama kunjungan resmi Perdana Menteri Finlandia Petteri Orpo ke Beijing, Ketua Komite Tetap NPC Zhao Leji menyatakan bahwa China siap untuk "memperluas pertukaran budaya dan antarwarga" dengan Finlandia serta menyediakan kerangka hukum yang diperlukan untuk memudahkan mobilitas.
Dalam pertemuan di Balai Rakyat pada 27 Januari, Zhao memuji pengakuan awal Finlandia terhadap Republik Rakyat China dan menyerukan kerja sama baru di tingkat parlemen dalam bidang pendidikan, pariwisata, dan riset. Orpo menanggapi bahwa Finlandia “bersedia memperdalam kerja sama… dan memperkuat pertukaran antara badan legislatif kita,” menandakan minat Helsinki untuk mempermudah perjalanan serta visa kerja berbasis proyek bagi pelajar, ilmuwan, dan ahli teknologi bersih.
Meski belum ada pengumuman konkrit terkait kelonggaran visa, pejabat Finlandia yang ikut dalam delegasi mengatakan kepada wartawan bahwa negosiasi mengenai skema mobilitas pemuda bilateral baru dan pengakuan tanda tangan elektronik untuk dokumen komersial “sedang berjalan.” Bagi perusahaan multinasional, kesepakatan semacam ini dapat memangkas birokrasi bagi pekerja sementara yang berpindah antara pusat R&D di Espoo dan Delta Sungai Yangtze di China.
Kunjungan ini juga membantu Finlandia mengantisipasi tantangan geopolitik: sebagai anggota Uni Eropa dan NATO yang berbatasan dengan Rusia, Helsinki ingin menjaga saluran ekonomi terbuka di Asia tanpa melanggar aturan posisi bersama UE.
Dalam pertemuan di Balai Rakyat pada 27 Januari, Zhao memuji pengakuan awal Finlandia terhadap Republik Rakyat China dan menyerukan kerja sama baru di tingkat parlemen dalam bidang pendidikan, pariwisata, dan riset. Orpo menanggapi bahwa Finlandia “bersedia memperdalam kerja sama… dan memperkuat pertukaran antara badan legislatif kita,” menandakan minat Helsinki untuk mempermudah perjalanan serta visa kerja berbasis proyek bagi pelajar, ilmuwan, dan ahli teknologi bersih.
Meski belum ada pengumuman konkrit terkait kelonggaran visa, pejabat Finlandia yang ikut dalam delegasi mengatakan kepada wartawan bahwa negosiasi mengenai skema mobilitas pemuda bilateral baru dan pengakuan tanda tangan elektronik untuk dokumen komersial “sedang berjalan.” Bagi perusahaan multinasional, kesepakatan semacam ini dapat memangkas birokrasi bagi pekerja sementara yang berpindah antara pusat R&D di Espoo dan Delta Sungai Yangtze di China.
Kunjungan ini juga membantu Finlandia mengantisipasi tantangan geopolitik: sebagai anggota Uni Eropa dan NATO yang berbatasan dengan Rusia, Helsinki ingin menjaga saluran ekonomi terbuka di Asia tanpa melanggar aturan posisi bersama UE.
Sumber: Xinhua
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Finlandia.Lebih Banyak Dari Finlandia
Lihat semua
Perdana Menteri Finlandia Pimpin Delegasi Bisnis Terbesar ke Beijing Saat Helsinki Cari Pasar Baru
Perusahaan China dan Finlandia Teken Kesepakatan Kerja Sama Teknologi Hijau, Dorong Mobilitas Karyawan yang Lebih Lancar