
UAE akan mengalami perubahan cuaca yang cukup dinamis mulai Sabtu hingga Rabu, menurut perkiraan lima hari yang dirilis oleh Pusat Meteorologi Nasional (NCM) pada 7 Februari. Pagi hari akan terasa lembap dengan kabut dan embun tipis, kemudian berangsur-angsur berawan sebagian, sementara suhu akan naik sedikit sebelum turun kembali di pertengahan minggu saat front lemah lainnya melintas. Hujan tersebar diperkirakan terjadi di pulau-pulau serta sepanjang pesisir utara dan timur, dengan gelombang hujan kedua diprediksi pada Selasa malam.
Bagi pelaku bisnis yang melakukan perjalanan, hal utama yang perlu diperhatikan adalah ketidakpastian cuaca: pendekatan ke bandara di pagi hari mungkin memerlukan prosedur visibilitas rendah, dan hujan di malam hari bisa memperlambat perjalanan darat antara Dubai, Sharjah, dan Ras Al Khaimah. Tim proyek yang merencanakan kunjungan lapangan—terutama di sektor konstruksi dan energi—disarankan mengantisipasi jeda akibat cuaca dan kondisi tanah yang licin.
Para pelaut akan menghadapi gelombang laut yang ringan hingga sedang, dengan kondisi kadang-kadang kasar di utara Selat Hormuz. Operator lepas pantai yang memindahkan kru antara Abu Dhabi dan Ruwais sebaiknya memantau pembaruan kondisi laut dan mempertimbangkan jadwal yang fleksibel untuk kapal pergantian kru.
Perkiraan cuaca ini bertepatan dengan musim puncak konferensi di Dubai—Minggu Kecerdasan Buatan, Gulfood, dan beberapa pameran kapal pesiar—yang menarik ribuan delegasi internasional dengan jadwal yang sangat bergantung pada kelancaran mobilitas. Penyelenggara acara sedang memperkuat rencana cadangan bus antar-jemput dan menyarankan delegasi untuk menyediakan waktu ekstra dalam perjalanan.
Meskipun infrastruktur UAE dirancang untuk drainase cepat, hujan deras mendadak dapat membebani sistem air permukaan, menyebabkan genangan sementara di Sheikh Zayed Road dan Corniche Abu Dhabi. Manajer armada diingatkan untuk memastikan kondisi tapak ban dan bilah wiper dalam keadaan prima menjelang periode hujan ini.
Bagi pelaku bisnis yang melakukan perjalanan, hal utama yang perlu diperhatikan adalah ketidakpastian cuaca: pendekatan ke bandara di pagi hari mungkin memerlukan prosedur visibilitas rendah, dan hujan di malam hari bisa memperlambat perjalanan darat antara Dubai, Sharjah, dan Ras Al Khaimah. Tim proyek yang merencanakan kunjungan lapangan—terutama di sektor konstruksi dan energi—disarankan mengantisipasi jeda akibat cuaca dan kondisi tanah yang licin.
Para pelaut akan menghadapi gelombang laut yang ringan hingga sedang, dengan kondisi kadang-kadang kasar di utara Selat Hormuz. Operator lepas pantai yang memindahkan kru antara Abu Dhabi dan Ruwais sebaiknya memantau pembaruan kondisi laut dan mempertimbangkan jadwal yang fleksibel untuk kapal pergantian kru.
Perkiraan cuaca ini bertepatan dengan musim puncak konferensi di Dubai—Minggu Kecerdasan Buatan, Gulfood, dan beberapa pameran kapal pesiar—yang menarik ribuan delegasi internasional dengan jadwal yang sangat bergantung pada kelancaran mobilitas. Penyelenggara acara sedang memperkuat rencana cadangan bus antar-jemput dan menyarankan delegasi untuk menyediakan waktu ekstra dalam perjalanan.
Meskipun infrastruktur UAE dirancang untuk drainase cepat, hujan deras mendadak dapat membebani sistem air permukaan, menyebabkan genangan sementara di Sheikh Zayed Road dan Corniche Abu Dhabi. Manajer armada diingatkan untuk memastikan kondisi tapak ban dan bilah wiper dalam keadaan prima menjelang periode hujan ini.
Sumber: The Times of India
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Uni Emirat Arab.Lebih Banyak Dari Uni Emirat Arab
Lihat semua
Kabut Peringatan Merah dan Hujan Malam Hari Picu Peringatan Perjalanan Nasional di UAE
Travel-and-Tour World Mengeluarkan Peringatan Nasional Saat Kabut, Kelembapan, dan Hujan Lebat Melanda UAE