Irlandia Perpanjang Izin Perlindungan Sementara hingga Maret 2027
Banjir di sekitar Bandara Dublin mengganggu akses darat bagi para pelancong
Data Baru CSO Ungkap Pendapatan Pemohon Perlindungan Internasional di Irlandia
Berita Terbaru
Kabinet Setujui RUU Kapasitas Penumpang Bandara Dublin, Buka Jalan untuk Meningkatkan Batas 32 Juta Penumpang
Kabinet Irlandia telah menerbitkan Rancangan Undang-Undang Bandara Dublin (Kapasitas Penumpang), undang-undang yang telah lama dinantikan dan akan menghapus batas maksimal 32 juta penumpang. Penghapusan batas ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas udara, mendukung ekspor dan pariwisata, serta memberikan kepastian lebih bagi pelaku bisnis dalam merencanakan perjalanan atau relokasi ke Irlandia.
Ryanair Mendesak Pemerintah untuk Menghapus Batasan Dublin Sebelum Hari St. Patrick Setelah Pendapat ECJ
Setelah seorang Advokat Jenderal ECJ memutuskan bahwa batas bandara yang tidak aktif masih bisa diberlakukan, Ryanair menuntut Pemerintah Irlandia untuk menghapus batas 32 juta penumpang di Dublin sebelum 17 Maret. Maskapai ini memperingatkan bahwa jika tidak segera bertindak, kapasitas penerbangan trans-Atlantik dan Eropa bisa dipangkas, yang akan merugikan perjalanan bisnis dan perekonomian secara luas.
Waktu Tunggu Penyatuan Keluarga bagi Pengungsi Dipangkas Jadi Dua Tahun dalam RUU Perlindungan Internasional yang Direvisi
Menanggapi tekanan politik dan hukum, Pemerintah telah mengurangi masa tunggu yang diusulkan untuk reuni keluarga pengungsi dari tiga tahun menjadi dua tahun dalam RUU Perlindungan Internasional. Undang-undang ini juga menetapkan batas waktu keputusan selama enam bulan dan menyederhanakan proses banding—langkah-langkah yang diharapkan menguntungkan baik pemohon maupun pemberi kerja yang mengandalkan bakat pengungsi.