
Pada Sabtu, 14 Februari 2026, Hari Valentine sekaligus menjadi hari keberangkatan bagi ribuan warga Hong Kong yang memulai liburan Tahun Baru Imlek selama sembilan hari hasil inisiatif sendiri. Para wartawan South China Morning Post melihat antrean panjang di konter HK Express, sementara pengumuman dari Departemen Imigrasi melalui pengeras suara mengimbau penumpang untuk segera menuju imigrasi keberangkatan agar menghindari kemacetan.
Departemen Imigrasi memperkirakan akan ada 11,38 juta perjalanan masuk dan keluar antara 14 hingga 23 Februari, meningkat sekitar 16 persen dibandingkan periode liburan tahun lalu. Hingga saat ini, lebih dari setengah juta penduduk telah meninggalkan kota, dengan 59.626 orang berangkat melalui Bandara Internasional Hong Kong dan sekitar 140.000 menggunakan kereta cepat dan pos pemeriksaan darat.
Destinasi favorit keberangkatan meliputi Jepang, Thailand, Taiwan, dan Malaysia—negara-negara yang menawarkan fasilitas e-Gate atau visa saat kedatangan sehingga menarik untuk liburan singkat. Agen perjalanan melaporkan harga tiket pesawat ke Osaka dan Taipei naik 20 persen dibanding tahun lalu, namun penerbangan hampir penuh. Otoritas Bandara telah bekerja sama dengan maskapai untuk menambah lebih dari 150 penerbangan tambahan selama liburan.
Para pelaku bisnis perjalanan diharapkan menghadapi keterbatasan ketersediaan kursi pada rute jarak pendek hingga 24 Februari dan kemungkinan keterlambatan saat check-in. Perusahaan dengan perjalanan mendesak beralih ke kelas premium ekonomi yang masih tersedia. Sementara itu, perusahaan logistik memperingatkan kapasitas kargo di bagasi pesawat mungkin terbatas karena pesawat penumpang beroperasi hampir dengan muatan maksimal.
Para ekonom pariwisata memandang lonjakan keberangkatan ini sebagai tanda positif kepercayaan konsumen dan pertumbuhan pendapatan yang dapat dibelanjakan, faktor yang juga mendukung program pemerintah untuk menarik talenta dengan meyakinkan para profesional luar negeri bahwa Hong Kong kini benar-benar ‘buka untuk bisnis’ kembali.
Departemen Imigrasi memperkirakan akan ada 11,38 juta perjalanan masuk dan keluar antara 14 hingga 23 Februari, meningkat sekitar 16 persen dibandingkan periode liburan tahun lalu. Hingga saat ini, lebih dari setengah juta penduduk telah meninggalkan kota, dengan 59.626 orang berangkat melalui Bandara Internasional Hong Kong dan sekitar 140.000 menggunakan kereta cepat dan pos pemeriksaan darat.
Destinasi favorit keberangkatan meliputi Jepang, Thailand, Taiwan, dan Malaysia—negara-negara yang menawarkan fasilitas e-Gate atau visa saat kedatangan sehingga menarik untuk liburan singkat. Agen perjalanan melaporkan harga tiket pesawat ke Osaka dan Taipei naik 20 persen dibanding tahun lalu, namun penerbangan hampir penuh. Otoritas Bandara telah bekerja sama dengan maskapai untuk menambah lebih dari 150 penerbangan tambahan selama liburan.
Para pelaku bisnis perjalanan diharapkan menghadapi keterbatasan ketersediaan kursi pada rute jarak pendek hingga 24 Februari dan kemungkinan keterlambatan saat check-in. Perusahaan dengan perjalanan mendesak beralih ke kelas premium ekonomi yang masih tersedia. Sementara itu, perusahaan logistik memperingatkan kapasitas kargo di bagasi pesawat mungkin terbatas karena pesawat penumpang beroperasi hampir dengan muatan maksimal.
Para ekonom pariwisata memandang lonjakan keberangkatan ini sebagai tanda positif kepercayaan konsumen dan pertumbuhan pendapatan yang dapat dibelanjakan, faktor yang juga mendukung program pemerintah untuk menarik talenta dengan meyakinkan para profesional luar negeri bahwa Hong Kong kini benar-benar ‘buka untuk bisnis’ kembali.
Sumber: South China Morning Post
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Hong Kong.Lebih Banyak Dari Hong Kong
Lihat semua
Bandara Internasional Hong Kong catat 5,5 juta penumpang di Januari, bersiap hadapi puncak 210.000 penumpang per hari selama liburan
Wisatawan dari Daratan Membludak ke Hong Kong Saat Pekan Emas Tahun Baru Imlek Sembilan Hari Dimulai