
Dua bandara internasional dan terminal kapal pesiar di Shanghai menangani 1,16 juta pergerakan penumpang selama pekan Festival Musim Semi, menambah total perjalanan kota ini menjadi 6,14 juta antara 1 Januari hingga 23 Februari, menurut data yang dirilis oleh Stasiun Imigrasi Umum Shanghai pada 25 Februari. Wisatawan bebas visa—terutama dari Korea Selatan, Rusia, Amerika Serikat, dan Thailand—mencakup hampir dua pertiga dari seluruh kedatangan asing. Untuk mengendalikan antrean, kota ini diam-diam meluncurkan “kartu kedatangan elektronik” yang memungkinkan pengunjung asing mengisi data pribadi dan informasi perjalanan sebelum mendarat. Sebelumnya, penumpang harus mengisi formulir kertas di ruang kedatangan; sistem kode QR baru ini mengurangi waktu proses sekitar tiga menit per orang dan langsung mengirim data ke jaringan pendaftaran hotel kepolisian. Kota ini juga menyediakan layanan hotline berbahasa Inggris 24/7 (12367) untuk membantu perpanjangan visa dan masalah izin tinggal—peningkatan yang disambut baik oleh penyedia layanan relokasi yang kesulitan menghubungi pejabat di luar jam kerja. Apa artinya bagi pelaku bisnis: kartu kedatangan elektronik membawa China lebih dekat ke kontrol perbatasan digital penuh yang sudah umum di Singapura dan Teluk, serta bisa menjadi tanda harmonisasi lebih luas di pintu masuk utama China. Perusahaan disarankan mengingatkan pelancong untuk mengisi kartu sebelum naik pesawat dan menyimpan tangkapan layar bukti pengisian, yang saat ini diminta beberapa maskapai saat check-in. Karyawan yang datang bersama keluarga harus memperhatikan bahwa kartu elektronik juga wajib diisi untuk anak di bawah umur, dan sistem ini belum terintegrasi dengan deklarasi kesehatan bea cukai, yang masih menggunakan proses QR terpisah.