278 penerbangan internasional yang terhubung dengan India dibatalkan pada 6 Maret akibat perang di Timur Tengah yang mengubah jalur penerbangan.
India dan Finlandia Petakan Koridor Talenta Baru dengan Fokus pada Mobilitas Vokasional
Maskapai India Luncurkan Layanan Khusus untuk Memulangkan Wisatawan Terjebak Akibat Penutupan di Teluk
Berita Terbaru
Kedutaan Besar India di Abu Dhabi Terbitkan Peringatan Keamanan; Layanan Visa dan Konsuler Tetap Berjalan Lancar
Di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Israel, Kedutaan Besar India di Abu Dhabi pada 6 Maret mengimbau warga India untuk tetap waspada, namun memastikan bahwa layanan konsuler, paspor, dan visa tetap berjalan normal. Denda keterlambatan masa tinggal telah dihapuskan bagi wisatawan yang terjebak, dan layanan bantuan 24 jam siap melayani. Bagi pelaku bisnis, pemberitahuan ini berarti dokumen penugasan dapat diproses meskipun ada ketidakpastian jadwal penerbangan.
Laporan QS Memperkirakan India Bisa Melipatgandakan Jumlah Mahasiswa Asing yang Masuk Hingga Tiga Kali Lipat pada 2030 Seiring Reformasi Visa Berlaku
Laporan QS Insights tanggal 6 Maret memproyeksikan kenaikan tahunan gabungan sebesar 7% dalam jumlah mahasiswa asing yang datang ke India, didorong oleh insentif Program Studi di India dan pelonggaran aturan visa. Meskipun masih ada kekurangan infrastruktur, India diperkirakan dapat menampung 150.000 mahasiswa internasional pada tahun 2030—menguatkan ambisinya menjadi pusat pendidikan dan talenta regional.
Air India Mulai Kembali Layanan Terbatas ke Teluk, Tawarkan Gratis Pemesanan Ulang Saat Krisis Ruang Udara Asia Barat Mereda
• Air India dan Air India Express melanjutkan sebagian operasi penerbangan ke Teluk pada 5 Maret setelah mendapatkan izin keselamatan untuk wilayah udara Arab Saudi dan Oman. • Lebih dari 20 penerbangan khusus dijadwalkan pada 5-6 Maret dengan pembebasan biaya perubahan tiket untuk tiket yang diterbitkan sebelum 4 Maret. • Sebagian besar rute ke Asia Barat masih ditangguhkan; penerbangan ke Eropa dan Amerika Utara menggunakan rute lebih panjang melalui Roma atau Wina. • Pelancong bisnis diharapkan menghadapi keterlambatan dan disarankan menyiapkan waktu tambahan; kejadian ini menegaskan pentingnya strategi rute krisis yang kuat.
India menghentikan penerimaan kartu PIO untuk perjalanan, mewajibkan konversi ke OCI mulai berlaku segera
Mulai 5 Maret 2026, Biro Imigrasi India tidak lagi menerima kartu Person of Indian Origin (PIO) untuk masuk atau keluar negara. Pemegang kartu harus mengubahnya menjadi kartu Overseas Citizen of India (OCI) atau mengajukan visa masuk. Para pemberi kerja disarankan segera memeriksa dokumen perjalanan agar tidak terjadi penolakan naik pesawat dan keterlambatan proyek.
Kedutaan Besar India di UAE Aktifkan Layanan Darurat 24 Jam, Soroti Penghapusan Denda Overstay di Tengah Krisis Teluk
Kedutaan Besar India di Abu Dhabi pada 5 Maret membuka layanan bantuan 24 jam dan mengonfirmasi bahwa UAE telah menghapus denda keterlambatan bagi visa yang berakhir setelah 28 Februari, sehingga meringankan beban warga India yang terdampar. Penerbangan charter terbatas masih beroperasi, dan layanan konsuler tetap buka. Pemberitahuan ini membantu perusahaan mengelola risiko kepatuhan bagi staf yang melewatkan jadwal keberangkatan mereka.
Aturan Bagasi Baru 2026 Tingkatkan Batas Bebas Bea untuk Warga India dan Wisatawan Asing
Aturan Bagasi Terbaru India Tingkatkan Batas Bebas Bea hingga ₹75.000 untuk Penduduk/NRIs dan ₹25.000 untuk Wisatawan Asing, Perkenalkan Jatah Emas Berdasarkan Berat, serta Pangkas Bea Cukai Dasar Barang Pribadi menjadi 10 Persen. Deklarasi Digital melalui Aplikasi ATITHI Mempercepat Proses Bea Cukai, Menguntungkan Pelancong Bisnis dan Penugasan.
Konsulat di Milan Mengimbau Warga India untuk Memantau Maskapai Penerbangan Saat Rute Eropa-India Kembali Dibuka
Konsulat India di Milan pada 5 Maret mengimbau warga negara untuk langsung memeriksa dengan maskapai penerbangan karena penerbangan antara Italia dan India masih tidak menentu akibat masalah ruang udara Teluk. Pengumuman tersebut mengonfirmasi pembatasan kembali operasional Air India dan menyediakan nomor layanan bantuan, menekankan bahwa para pelancong tidak boleh hanya mengandalkan informasi dari bandara. Panduan ini sangat penting bagi perusahaan yang memindahkan staf antara Italia utara dan pusat industri India dalam pekan mendatang.