
*Daily Pakistan* yang berbasis di Pakistan menerbitkan daftar lengkap layanan Emirates, Etihad, flydubai, dan Air Arabia yang beroperasi pada 9 Maret 2026. Daftar ini mencakup lebih dari 100 rute Emirates—mulai dari Dubai–Melbourne EK406 hingga Dubai–Accra EK787—serta daftar terbatas Etihad dari Abu Dhabi. Maskapai menegaskan bahwa jadwal bisa berubah dengan pemberitahuan singkat jika data pemantauan rudal dari mitra pertahanan udara regional berubah. Oleh karena itu, hanya penumpang yang sudah memegang tiket yang disarankan untuk bepergian; penumpang tanpa tiket yang mencari kursi standby akan ditolak. Petugas darat di Bandara Internasional Dubai melaporkan waktu proses lebih dari tiga jam karena setiap bagasi diperiksa residu bahan peledak. Bagi manajer mobilitas, daftar yang diterbitkan ini menjadi alat triase praktis: karyawan yang penerbangannya *tidak* tercantum harus segera dialihkan rutenya. Pembaruan ini juga menunjukkan jalur kargo jarak jauh yang kembali beroperasi—penting untuk pengiriman barang rumah tangga—seperti Dubai–São Paulo dan Abu Dhabi–Paris. Para ahli logistik menyarankan agar keberangkatan staf dijadwalkan secara bertahap selama beberapa hari dan membeli tiket dengan fleksibilitas perubahan. Penumpang yang transit melalui Doha atau Manama diimbau tetap waspada; negara tetangga masih memberlakukan NOTAM bergulir yang dapat menyebabkan pembatalan penerbangan baru.
Sumber: Daily Pakistan (English)