
Menjelang dimulainya Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Utara, kedutaan dan konsulat China di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko bersama-sama merilis panduan sepanjang 4.000 kata yang membahas penipuan tiket, pendaftaran EVUS, prosedur perbatasan, dan keselamatan pribadi. Pemberitahuan yang diterbitkan oleh Kantor Urusan Luar Negeri Beijing pada 11 Juni ini mengimbau para penggemar untuk mengajukan visa B1/B2 atau visa pengunjung Kanada lebih awal, waspada terhadap tautan phishing yang menyamar sebagai platform penjualan FIFA, serta melengkapi pembaruan Sistem Pembaruan Visa Elektronik (EVUS) jika memiliki visa AS 10 tahun. Konsulat mengingatkan bahwa waktu tunggu wawancara visa di AS akan memanjang saat acara besar berlangsung, dan musim badai di Meksiko bertepatan dengan babak final turnamen. Pengunjung juga diingatkan untuk tidak membawa barang terlarang seperti tongkat selfie atau cairan lebih dari 100 ml ke dalam stadion, serta disarankan membeli asuransi kesehatan internasional yang mencakup biaya medis tinggi di Amerika Utara. Bagi manajer imigrasi bisnis, panduan ini sangat tepat waktu: perusahaan yang mengirim klien atau staf dalam program hospitality harus memperhitungkan waktu pengurusan visa yang lebih lama, memastikan kepatuhan EVUS, dan memberikan pengarahan tentang aturan bea cukai agar tidak terjadi keterlambatan saat kedatangan yang bisa mengancam alokasi tiket perusahaan. Penyedia layanan risiko perjalanan menyatakan bahwa panduan rinci mengenai titik rawan kejahatan lokal dan kontak darurat ini akan langsung digunakan untuk memperbarui peta risiko per kota. Kedutaan juga membuka nomor hotline sementara dan mendorong warga China untuk mendaftarkan rencana perjalanan mereka melalui mini-program “China Consular” di WeChat. Para penggemar juga disarankan menyimpan salinan digital dan cetak paspor serta visa, serta mematuhi aturan stadion FIFA yang melarang spanduk politik dan kembang api.