
Pengendara lintas batas dari Italia menuju Slovenia kini dapat memantau waktu tunggu secara real-time melalui antarmuka terbaru di platform NaKordoni.eu, yang mulai aktif pagi ini. Data yang dikumpulkan dari sensor polisi perbatasan Italia dan Slovenia diperbarui setiap 15 menit, menunjukkan rata-rata keterlambatan 5–10 menit di titik tersibuk, yaitu Tarvisio/Šentilj di jalan tol A23–A2 dan Fernetti/Sesana di A4. Alat ini sangat tepat waktu, mengingat lalu lintas liburan dari Jerman dan Austria biasanya memuncak akhir Juni, sementara keputusan Italia bulan lalu untuk memperpanjang pemeriksaan perbatasan sementara di wilayah Schengen dengan Slovenia hingga Desember menimbulkan kekhawatiran akan kemacetan panjang. Namun, untuk saat ini, penambahan personel tampaknya berhasil menjaga kelancaran arus kendaraan. Para pelaku bisnis yang melintasi jalur darat antara pelabuhan Trieste, klaster teknologi Ljubljana, dan pabrik-pabrik di Italia utara dapat memanfaatkan peta berwarna untuk memilih jalur penyeberangan tercepat serta menerima notifikasi SMS saat antrean melebihi batas yang ditentukan. Operator logistik yang menjalankan pengiriman tepat waktu ke pabrik otomotif di Styria dan Veneto juga diuntungkan, karena penundaan singkat pun bisa memicu denda kontrak. Pengembang platform asal Italia menyatakan versi aplikasi mobile dengan notifikasi push berbasis geofence akan diluncurkan pada Juli, dan pembicaraan sedang berlangsung untuk mengintegrasikan data jalur bea cukai setelah Sistem Masuk/Keluar Uni Eropa untuk warga negara negara ketiga beroperasi penuh pada 2027.
Sumber: NaKordoni.eu