
Dalam kunjungan perdana ke Arabian Travel Market (ATM) ke-33 pada 14 September, Yang Mulia Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum menyatakan bahwa fase pertumbuhan berikutnya dalam pariwisata UAE akan dibangun atas dasar "inovasi, keterbukaan, dan pengalaman pengunjung yang luar biasa." Pameran dagang yang berlangsung hingga 17 September di Dubai World Trade Centre ini mengumpulkan lebih dari 1.400 peserta dari 150 negara. Penguasa Dubai menghabiskan dua jam untuk meninjau solusi imigrasi berbasis AI, biometrik untuk proses check-in hotel tanpa hambatan, serta paket visa multi-masuk baru yang dipamerkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi dan Urusan Orang Asing (GDRFA). Ia juga bertemu dengan delegasi dari Kuwait Airways, Qatar Airways, Etihad, Spanyol, dan beberapa grup hotel kecil untuk membahas peluang kemitraan.
Dengan tema acara ‘Travel 2040: Mendorong Batas Baru Melalui Inovasi dan Teknologi’, panel-panel membahas identitas digital, mobilitas cerdas, dan ketahanan destinasi—area yang sejalan dengan Agenda Ekonomi Dubai D33, yang bertujuan menggandakan ukuran ekonomi emirat dalam dekade mendatang. Para pejabat menegaskan bahwa proses perbatasan yang mulus dan produk visa yang fleksibel menjadi kunci untuk menarik 40 juta pengunjung setiap tahun pada 2031. Bagi perusahaan multinasional, pengumuman di ATM ini mengisyaratkan kemudahan tambahan bagi pekerja sementara dan pelancong yang sering bepergian.
Stan GDRFA menyoroti visa turis multi-masuk lima tahun—yang sangat berguna bagi tim penjualan regional—dan memberikan bocoran peningkatan izin tinggal kerja virtual yang memungkinkan karyawan asing tinggal di Dubai sambil bekerja untuk entitas luar negeri. Para pengamat industri memperkirakan perubahan regulasi formal akan mengikuti pada kuartal keempat 2026, setelah masukan dari para pemangku kepentingan ATM dimasukkan ke dalam keputusan Kabinet.
Dengan tema acara ‘Travel 2040: Mendorong Batas Baru Melalui Inovasi dan Teknologi’, panel-panel membahas identitas digital, mobilitas cerdas, dan ketahanan destinasi—area yang sejalan dengan Agenda Ekonomi Dubai D33, yang bertujuan menggandakan ukuran ekonomi emirat dalam dekade mendatang. Para pejabat menegaskan bahwa proses perbatasan yang mulus dan produk visa yang fleksibel menjadi kunci untuk menarik 40 juta pengunjung setiap tahun pada 2031. Bagi perusahaan multinasional, pengumuman di ATM ini mengisyaratkan kemudahan tambahan bagi pekerja sementara dan pelancong yang sering bepergian.
Stan GDRFA menyoroti visa turis multi-masuk lima tahun—yang sangat berguna bagi tim penjualan regional—dan memberikan bocoran peningkatan izin tinggal kerja virtual yang memungkinkan karyawan asing tinggal di Dubai sambil bekerja untuk entitas luar negeri. Para pengamat industri memperkirakan perubahan regulasi formal akan mengikuti pada kuartal keempat 2026, setelah masukan dari para pemangku kepentingan ATM dimasukkan ke dalam keputusan Kabinet.
Sumber: Dubai Government Media Office
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Uni Emirat Arab.Lebih Banyak Dari Uni Emirat Arab
Lihat semua
ATM Future Stage dibuka dengan pembahasan mendalam tentang peran AI dalam membangun kembali infrastruktur perjalanan
Larangan kerja luar ruangan siang hari di UAE berakhir setelah 99% pengusaha mematuhi aturan