
Pusat Konvensi Internasional Sydney membuka pintunya pada 4 November untuk Pameran Maritim Internasional Indo Pasifik 2025, sebuah acara selama tiga hari yang diperkirakan akan menarik lebih dari 27.000 delegasi dari 40 negara. Didukung oleh Angkatan Laut Kerajaan Australia dan berbagai lembaga negara bagian, pameran ini merupakan pertemuan terbesar di Australasia bagi para ahli teknologi pertahanan, keamanan maritim, dan angkatan laut.
Kedatangan para peserta pameran internasional—yang semuanya telah diverifikasi untuk Kegiatan Sementara (subkelas 408) atau kepatuhan Visa Bisnis Australia—menjadi ujian bagi sistem akreditasi cepat yang diperkenalkan oleh Pasukan Perbatasan Australia untuk acara besar tahun lalu. Penyelenggara melaporkan bahwa 90% peserta asing menggunakan proses e-Visa tanpa label baru, yang mengurangi waktu pemeriksaan kedatangan rata-rata menjadi kurang dari empat menit.
Selain kontrak pembangunan kapal, pameran ini juga mendorong permintaan perjalanan: Qantas dan Virgin menambah 12.000 kursi domestik, dan hotel-hotel di Sydney mencapai tingkat hunian 96%. CEO acara Shaun Fewster mengatakan pameran ini menghasilkan pengeluaran pengunjung lebih dari AUD 70 juta, menegaskan pentingnya kelancaran proses perbatasan bagi ekonomi.
Keamanan diperketat setelah protes pagi hari di luar lokasi acara yang menyebabkan 12 orang ditangkap karena pelanggaran dan penyerangan terhadap polisi. Para peserta disarankan untuk selalu membawa identitas bergambar dan datang lebih awal untuk pemeriksaan tas.
Kedatangan para peserta pameran internasional—yang semuanya telah diverifikasi untuk Kegiatan Sementara (subkelas 408) atau kepatuhan Visa Bisnis Australia—menjadi ujian bagi sistem akreditasi cepat yang diperkenalkan oleh Pasukan Perbatasan Australia untuk acara besar tahun lalu. Penyelenggara melaporkan bahwa 90% peserta asing menggunakan proses e-Visa tanpa label baru, yang mengurangi waktu pemeriksaan kedatangan rata-rata menjadi kurang dari empat menit.
Selain kontrak pembangunan kapal, pameran ini juga mendorong permintaan perjalanan: Qantas dan Virgin menambah 12.000 kursi domestik, dan hotel-hotel di Sydney mencapai tingkat hunian 96%. CEO acara Shaun Fewster mengatakan pameran ini menghasilkan pengeluaran pengunjung lebih dari AUD 70 juta, menegaskan pentingnya kelancaran proses perbatasan bagi ekonomi.
Keamanan diperketat setelah protes pagi hari di luar lokasi acara yang menyebabkan 12 orang ditangkap karena pelanggaran dan penyerangan terhadap polisi. Para peserta disarankan untuk selalu membawa identitas bergambar dan datang lebih awal untuk pemeriksaan tas.
Sumber: NSW Government Events Portal