
Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS (USCIS) telah mengumumkan jadwal biaya yang disesuaikan dengan inflasi untuk tahun fiskal 2026, menaikkan tarif untuk Dokumen Otorisasi Kerja, Status Perlindungan Sementara, dan beberapa layanan parole sekitar 2 persen. Harga baru ini berlaku untuk petisi yang cap posnya tanggal 1 Januari 2026 ke atas.
Meskipun kenaikannya terkesan kecil, hal ini menambah beban dari ‘biaya integritas visa’ yang diberlakukan pada Juli 2025 melalui Undang-Undang One Big Beautiful Bill, sehingga total biaya pengajuan untuk karyawan H-1B naik 18 persen dibanding tahun sebelumnya. Perusahaan teknologi India yang mensponsori banyak insinyur menyatakan anggaran kepatuhan rata-rata per pekerja akan meningkat sekitar USD 460.
Bagi calon mahasiswa dan pendiri start-up asal India, kenaikan biaya tambahan (misalnya untuk perpanjangan OPT EAD) bisa memengaruhi pilihan tujuan studi, terutama saat Kanada dan Inggris memperketat aturan kerja pasca-studi. Para penasihat imigrasi menyarankan untuk membayar di muka jika memungkinkan dan mengajukan petisi dalam jumlah besar pada bulan Desember guna menghindari kenaikan biaya.
Perubahan ini tidak memengaruhi layanan pemrosesan premium atau biaya lotere H-1B, namun Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) memberi sinyal bahwa kenaikan biaya yang disesuaikan dengan CPI akan terus berlanjut setiap tahun.
Meskipun kenaikannya terkesan kecil, hal ini menambah beban dari ‘biaya integritas visa’ yang diberlakukan pada Juli 2025 melalui Undang-Undang One Big Beautiful Bill, sehingga total biaya pengajuan untuk karyawan H-1B naik 18 persen dibanding tahun sebelumnya. Perusahaan teknologi India yang mensponsori banyak insinyur menyatakan anggaran kepatuhan rata-rata per pekerja akan meningkat sekitar USD 460.
Bagi calon mahasiswa dan pendiri start-up asal India, kenaikan biaya tambahan (misalnya untuk perpanjangan OPT EAD) bisa memengaruhi pilihan tujuan studi, terutama saat Kanada dan Inggris memperketat aturan kerja pasca-studi. Para penasihat imigrasi menyarankan untuk membayar di muka jika memungkinkan dan mengajukan petisi dalam jumlah besar pada bulan Desember guna menghindari kenaikan biaya.
Perubahan ini tidak memengaruhi layanan pemrosesan premium atau biaya lotere H-1B, namun Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) memberi sinyal bahwa kenaikan biaya yang disesuaikan dengan CPI akan terus berlanjut setiap tahun.
Sumber: The Times of India