
Instrumen legislatif baru—LIN 25/121 Migrasi (Pengaturan untuk Visa Perlindungan, Pengungsi, dan Kemanusiaan) Amandemen (Perluasan Pengajuan Internet) Instrumen 2025—mulai berlaku pada 29 November, menjadikan pengajuan visa Kelas XB (Pengungsi dan Kemanusiaan Khusus) melalui ImmiAccount sebagai jalur utama.
Reformasi ini memperluas strategi digital-first departemen, memungkinkan pemohon dan penjamin mereka mengirimkan Formulir 842 dan 681 secara elektronik, mengunggah bukti pendukung, dan membayar biaya dalam satu transaksi. Pengajuan secara kertas hanya diperbolehkan dalam situasi kesulitan terbatas.
Untuk program mobilitas yang dijalankan oleh LSM, proyek komunitas yang disponsori perusahaan, dan kerabat sebagai penjamin, perubahan ini menjanjikan penerimaan aplikasi lebih cepat, pelacakan dokumen yang lebih jelas, dan pengurangan biaya kurir. Namun, agen migrasi mengingatkan bahwa gangguan sistem—seperti pemeliharaan selama 15 jam yang dijadwalkan akhir pekan ini—bisa membuat pemohon gagal memenuhi batas waktu hukum jika tidak ada rencana cadangan.
Peralihan digital ini juga menyelaraskan Australia dengan sistem e-lodgement serupa di Kanada dan Selandia Baru, menegaskan tren regional menuju proses visa tanpa kontak. Departemen Dalam Negeri menyatakan langkah ini akan membebaskan staf untuk menangani kasus yang lebih kompleks dan meningkatkan transparansi melalui pembaruan status secara real-time.
Para pemangku kepentingan menyambut baik langkah ini, namun mendesak dukungan multibahasa dan antarmuka yang ramah disabilitas, mengingat pemohon rentan mungkin masih memerlukan saluran bantuan digital agar tidak terpinggirkan.
Reformasi ini memperluas strategi digital-first departemen, memungkinkan pemohon dan penjamin mereka mengirimkan Formulir 842 dan 681 secara elektronik, mengunggah bukti pendukung, dan membayar biaya dalam satu transaksi. Pengajuan secara kertas hanya diperbolehkan dalam situasi kesulitan terbatas.
Untuk program mobilitas yang dijalankan oleh LSM, proyek komunitas yang disponsori perusahaan, dan kerabat sebagai penjamin, perubahan ini menjanjikan penerimaan aplikasi lebih cepat, pelacakan dokumen yang lebih jelas, dan pengurangan biaya kurir. Namun, agen migrasi mengingatkan bahwa gangguan sistem—seperti pemeliharaan selama 15 jam yang dijadwalkan akhir pekan ini—bisa membuat pemohon gagal memenuhi batas waktu hukum jika tidak ada rencana cadangan.
Peralihan digital ini juga menyelaraskan Australia dengan sistem e-lodgement serupa di Kanada dan Selandia Baru, menegaskan tren regional menuju proses visa tanpa kontak. Departemen Dalam Negeri menyatakan langkah ini akan membebaskan staf untuk menangani kasus yang lebih kompleks dan meningkatkan transparansi melalui pembaruan status secara real-time.
Para pemangku kepentingan menyambut baik langkah ini, namun mendesak dukungan multibahasa dan antarmuka yang ramah disabilitas, mengingat pemohon rentan mungkin masih memerlukan saluran bantuan digital agar tidak terpinggirkan.
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Australia.Lebih Banyak Dari Australia
Lihat semua
Kebakaran di Terminal 1 Bandara Melbourne Picu Evakuasi Massal dan Kekacauan Penerbangan Malam
Jetstar Hentikan Operasi 34 Pesawat Airbus A320 Setelah Penarikan Perangkat Lunak Global, Membatalkan 90 Penerbangan di Seluruh Negeri