Irlandia Akan Menyita Tembakau yang Telah Dibayar Bea Lebih Mulai 9 Desember di Bawah Aturan Perbatasan yang Lebih Ketat
Penawaran Kilat Cyber-Monday Ryanair Pangkas Tarif Dublin Jadi €14,99 untuk Perjalanan Bisnis Musim Dingin
Pemerintah Akan Memungut Hingga 40% Gaji Pencari Suaka yang Bekerja untuk Akomodasi Negara
Berita Terbaru
Batas Gaji untuk Penyatuan Keluarga Naik ke €44.300—Pekerja Berpenghasilan Menengah Terkena Dampak Berat
Irlandia menaikkan batas penghasilan minimum yang harus dimiliki penduduk untuk membawa anggota keluarga non-EEA dari €30.000 menjadi €44.300, dengan batas yang lebih tinggi untuk tanggungan lebih dari satu dan kini bukti tempat tinggal menjadi syarat wajib. Kenaikan mendadak ini memberatkan staf asing berpenghasilan menengah dan akan meningkatkan anggaran relokasi.
Rencana Cepat Senilai €12 Juta Janjikan Keputusan Suaka dalam Enam Bulan pada 2026
Investasi sebesar €12 juta akan menambah staf dan teknologi dalam sistem suaka Irlandia, dengan target mempercepat waktu pengambilan keputusan menjadi tiga hingga enam bulan pada pertengahan 2026. Hasil yang lebih cepat dapat memperluas tenaga kerja lokal, namun juga berpotensi meningkatkan jumlah banding jika kualitas proses menurun.
Taksi ‘Slow-Drive’ Bikin Macet Bandara Dublin, Perusahaan Terpaksa Ubah Strategi Perjalanan
Aksi protes ‘slow-drive’ selama dua jam yang melibatkan 1.500 sopir taksi di sekitar Bandara Dublin pada 30 November menyebabkan kemacetan parah, memaksa perusahaan untuk mengalihkan rute staf dan meninjau kembali rencana darurat transportasi darat. Ancaman aksi lanjutan semakin menyoroti kerentanan infrastruktur akses bandara di Irlandia.
Pengetatan Visa Pelajar Mengancam Saat Pemerintah Tinjau Ulang Jalur Bahasa Inggris
Irlandia sedang meninjau program visa pelajar berbahasa Inggris mereka, menandakan kemungkinan pembatasan kuota dan pengawasan sekolah yang lebih ketat untuk mencegah jalur ini digunakan sebagai visa kerja ‘pintu belakang’. Pemangkasan ini bisa mengurangi jumlah penerimaan tahunan yang mencapai 60.000, sehingga memperketat pasokan tenaga kerja paruh waktu bagi para pemberi kerja.