
Polisi Dubai mengirimkan notifikasi darurat ke ponsel warga pada 14 Desember, mengimbau kewaspadaan tinggi karena sistem cuaca tidak stabil yang membawa hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di seluruh Emirat. Pesan ini, yang juga disebarkan di media sosial dalam bahasa Arab dan Inggris, mengingatkan pengemudi untuk mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, dan menghindari wadi yang tergenang air.
Dari sisi mobilitas, peringatan ini sangat tepat waktu: Desember adalah puncak musim wisatawan masuk, dengan Bandara Internasional Dubai memperkirakan lebih dari 250.000 penumpang setiap hari. Hujan deras mendadak bisa menyebabkan penutupan jalan di Sheikh Zayed Road dan memaksa pengalihan rute di DXB jika air menggenang di dekat taxiway. Pada 2022, badai serupa menyebabkan antrean imigrasi selama empat jam karena penumpang yang baru tiba harus diangkut dengan bus ke tempat parkir pesawat yang jauh.
Departemen Ekonomi dan Pariwisata Dubai meminta hotel untuk memperbarui rencana darurat terkait check-in terlambat, sementara aplikasi transportasi darat menambahkan batasan tarif surge dan opsi pemesanan sebelumnya. Manajer perjalanan perusahaan disarankan mengingatkan staf untuk menyediakan waktu ekstra dalam perjalanan ke pertemuan dan memastikan kebijakan mencakup keterlambatan akibat cuaca.
Pusat Meteorologi Nasional memprediksi badai sporadis hingga Rabu, dengan gelombang di Teluk Arab mencapai dua meter—kondisi yang bisa menghentikan layanan taksi air Abra dan menunda operasi pelabuhan Jebel Ali. Maskapai belum mengumumkan pembatalan proaktif, tapi Etihad dan Emirates mengeluarkan imbauan di media sosial agar penumpang memantau status penerbangan dan menggunakan check-in online untuk mengurangi waktu tunggu di bandara.
Bagi keluarga ekspatriat yang berkendara ke Oman atau Arab Saudi selama liburan sekolah, Polisi mengingatkan bahwa pos perbatasan mungkin menutup sementara jika jarak pandang turun di bawah batas aman. Pelancong disarankan membawa salinan kartu hijau asuransi mobil dan memastikan visa tercetak untuk mengantisipasi gangguan sistem di perbatasan darat terpencil.
Dari sisi mobilitas, peringatan ini sangat tepat waktu: Desember adalah puncak musim wisatawan masuk, dengan Bandara Internasional Dubai memperkirakan lebih dari 250.000 penumpang setiap hari. Hujan deras mendadak bisa menyebabkan penutupan jalan di Sheikh Zayed Road dan memaksa pengalihan rute di DXB jika air menggenang di dekat taxiway. Pada 2022, badai serupa menyebabkan antrean imigrasi selama empat jam karena penumpang yang baru tiba harus diangkut dengan bus ke tempat parkir pesawat yang jauh.
Departemen Ekonomi dan Pariwisata Dubai meminta hotel untuk memperbarui rencana darurat terkait check-in terlambat, sementara aplikasi transportasi darat menambahkan batasan tarif surge dan opsi pemesanan sebelumnya. Manajer perjalanan perusahaan disarankan mengingatkan staf untuk menyediakan waktu ekstra dalam perjalanan ke pertemuan dan memastikan kebijakan mencakup keterlambatan akibat cuaca.
Pusat Meteorologi Nasional memprediksi badai sporadis hingga Rabu, dengan gelombang di Teluk Arab mencapai dua meter—kondisi yang bisa menghentikan layanan taksi air Abra dan menunda operasi pelabuhan Jebel Ali. Maskapai belum mengumumkan pembatalan proaktif, tapi Etihad dan Emirates mengeluarkan imbauan di media sosial agar penumpang memantau status penerbangan dan menggunakan check-in online untuk mengurangi waktu tunggu di bandara.
Bagi keluarga ekspatriat yang berkendara ke Oman atau Arab Saudi selama liburan sekolah, Polisi mengingatkan bahwa pos perbatasan mungkin menutup sementara jika jarak pandang turun di bawah batas aman. Pelancong disarankan membawa salinan kartu hijau asuransi mobil dan memastikan visa tercetak untuk mengantisipasi gangguan sistem di perbatasan darat terpencil.
Sumber: The Economic Times
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Uni Emirat Arab.Lebih Banyak Dari Uni Emirat Arab
Lihat semua
Menteri Luar Negeri India Tiba di UAE untuk Konsultasi Tingkat Tinggi, Membuka Jalan bagi Perjalanan Bisnis yang Lebih Mudah
Kabut tebal di Delhi membuat Etihad menunda penerbangan EY219 ke Abu Dhabi