
Detasemen Perbatasan Karpat ke-7 memperingatkan pada hari Minggu bahwa ‘ratusan mobil’ mengantre di pos perbatasan utama menuju Polandia, dengan pos pemeriksaan Krakovets dan Shehyni di Oblast Lviv menjadi yang paling padat. Pada pukul 11:00 tanggal 21 Desember, tercatat 500 kendaraan menunggu masuk ke Ukraina di Krakovets saja, sementara antrean keluar mencapai lebih dari 160 mobil dan 22 bus.
Petugas perbatasan memproses hampir 67.000 orang di wilayah tersebut dalam 24 jam terakhir, rekor tertinggi yang didorong oleh migran pekerja dan pelajar yang pulang untuk Natal. Pejabat setempat menganjurkan para pelancong untuk menggunakan sistem slot online eCherha atau merencanakan perjalanan pada pagi dini hari atau malam hari untuk menghindari kemacetan puncak. Namun, alat ini belum tersedia di Krakovets atau Shehyni, sehingga menambah tekanan karena bus tiba tanpa jadwal waktu yang tetap.
Untuk mempercepat proses pemeriksaan, layanan Polandia dan Ukraina telah membuka jalur inspeksi tambahan dan menambah staf, tetapi kapasitas tetap terbatas oleh jalan pendekatan yang sempit dan kekurangan tempat parkir. Perusahaan logistik melaporkan keterlambatan hingga lima jam untuk van komersial ringan yang membawa paket e-commerce ke Polandia.
Penasihat mobilitas merekomendasikan agar pengusaha mengatur cuti liburan secara bergiliran bagi staf Ukraina yang berbasis di Polandia, mendorong penggunaan pos perbatasan yang lebih sepi seperti Nyzankovychi atau Smilnytsia, serta memastikan dokumen kendaraan dalam kondisi sempurna untuk menghindari pemeriksaan tambahan. Jika tidak direncanakan dengan baik, para pelancong bisa menghabiskan malam Natal di antrean perbatasan, bukan di rumah.
Petugas perbatasan memproses hampir 67.000 orang di wilayah tersebut dalam 24 jam terakhir, rekor tertinggi yang didorong oleh migran pekerja dan pelajar yang pulang untuk Natal. Pejabat setempat menganjurkan para pelancong untuk menggunakan sistem slot online eCherha atau merencanakan perjalanan pada pagi dini hari atau malam hari untuk menghindari kemacetan puncak. Namun, alat ini belum tersedia di Krakovets atau Shehyni, sehingga menambah tekanan karena bus tiba tanpa jadwal waktu yang tetap.
Untuk mempercepat proses pemeriksaan, layanan Polandia dan Ukraina telah membuka jalur inspeksi tambahan dan menambah staf, tetapi kapasitas tetap terbatas oleh jalan pendekatan yang sempit dan kekurangan tempat parkir. Perusahaan logistik melaporkan keterlambatan hingga lima jam untuk van komersial ringan yang membawa paket e-commerce ke Polandia.
Penasihat mobilitas merekomendasikan agar pengusaha mengatur cuti liburan secara bergiliran bagi staf Ukraina yang berbasis di Polandia, mendorong penggunaan pos perbatasan yang lebih sepi seperti Nyzankovychi atau Smilnytsia, serta memastikan dokumen kendaraan dalam kondisi sempurna untuk menghindari pemeriksaan tambahan. Jika tidak direncanakan dengan baik, para pelancong bisa menghabiskan malam Natal di antrean perbatasan, bukan di rumah.
Sumber: Ukrainian National News (UNN)