
Jerman memperpanjang pemeriksaan sementara yang diberlakukan kembali pada 16 September 2025 di hampir semua perbatasan darat—termasuk dengan Austria—hingga setidaknya 15 Maret 2026, sesuai batas waktu maksimal yang diizinkan oleh Komisi Eropa.
Petugas Bundespolizei akan terus melakukan pemeriksaan acak terhadap pengendara dan penumpang kereta, meminta identitas, bukti akomodasi atau dana, serta menolak masuk jika ada kekhawatiran keamanan. Berlin menyebutkan penurunan 35% dalam masuknya orang secara tidak teratur sejak kebijakan ini diberlakukan kembali sebagai alasan.
Bagi perusahaan Austria, perpanjangan ini berarti tambahan tiga bulan potensi keterlambatan bagi karyawan yang bepergian ke lokasi klien di Bayern atau mengirim barang dalam rantai pasok lintas batas. Asosiasi logistik memperingatkan bahwa penundaan lima menit per truk menambah biaya sekitar €4 juta per bulan.
Panduan praktis: pelancong disarankan membawa paspor atau kartu identitas UE bahkan untuk perjalanan bisnis rutin, menyediakan waktu ekstra, dan menyimpan surat undangan. Perusahaan dengan frekuensi perjalanan tinggi dapat mengajukan kartu ‘Frequent Traveller’ dari Polisi Federal untuk menggunakan jalur cepat khusus.
Petugas Bundespolizei akan terus melakukan pemeriksaan acak terhadap pengendara dan penumpang kereta, meminta identitas, bukti akomodasi atau dana, serta menolak masuk jika ada kekhawatiran keamanan. Berlin menyebutkan penurunan 35% dalam masuknya orang secara tidak teratur sejak kebijakan ini diberlakukan kembali sebagai alasan.
Bagi perusahaan Austria, perpanjangan ini berarti tambahan tiga bulan potensi keterlambatan bagi karyawan yang bepergian ke lokasi klien di Bayern atau mengirim barang dalam rantai pasok lintas batas. Asosiasi logistik memperingatkan bahwa penundaan lima menit per truk menambah biaya sekitar €4 juta per bulan.
Panduan praktis: pelancong disarankan membawa paspor atau kartu identitas UE bahkan untuk perjalanan bisnis rutin, menyediakan waktu ekstra, dan menyimpan surat undangan. Perusahaan dengan frekuensi perjalanan tinggi dapat mengajukan kartu ‘Frequent Traveller’ dari Polisi Federal untuk menggunakan jalur cepat khusus.
Sumber: VisaHQ Global Mobility News