
Departemen Imigrasi Hong Kong memperkirakan akan terjadi rekor baru dengan 11,52 juta pergerakan penumpang di bandara, terminal feri, dan pos pemeriksaan darat kota tersebut antara 24-28 Desember dan 31 Desember-4 Januari. Sekitar 9,65 juta perjalanan akan terjadi di tiga pos lintas darat tersibuk—Lo Wu, Lok Ma Chau Spur Line/Futian, dan Shenzhen Bay—di mana volume harian bisa mencapai lebih dari 225.000 penumpang.
Untuk mengatasi lonjakan ini, cuti bagi petugas imigrasi garis depan dibatalkan, lebih dari 700 e-Channel otomatis telah diaktifkan di seluruh kota, dan pusat komando gabungan akan mengoordinasikan respons real-time bersama Polisi, Bea Cukai, dan staf MTR. Batas usia anak penduduk tetap Hong Kong yang dapat menggunakan e-Channel diturunkan dari 11 menjadi tujuh tahun, dengan syarat anak tersebut memiliki tinggi minimal 1,1 meter.
Bagi manajer mobilitas korporat, proyeksi ini menegaskan pentingnya menjadwalkan penugasan di Daratan Tiongkok di luar tanggal puncak, menambahkan waktu cadangan dalam rencana perjalanan, dan mendorong karyawan menggunakan gerbang otomatis jika memenuhi syarat. Pelancong yang transit di Hong Kong menuju kota-kota lain di Tiongkok sebaiknya memperhitungkan kemungkinan antrean di Lok Ma Chau Spur Line sebelum naik kereta cepat ke Guangdong.
Dari sudut pandang ekonomi, lonjakan lalu lintas ini mencerminkan kebangkitan Kawasan Teluk Besar sebagai pasar tenaga kerja dan konsumen yang terintegrasi. Para pengecer di kedua sisi perbatasan sedang mempersiapkan jam operasional yang diperpanjang dan promosi khusus untuk menarik pengeluaran lintas batas selama periode liburan.
Pejabat imigrasi mengatakan data yang dikumpulkan dari musim puncak ini akan digunakan untuk perencanaan jangka panjang menjelang Tahun Baru Imlek—yang secara tradisional merupakan periode perjalanan tersibuk di Hong Kong—di mana volume penumpang bisa melebihi 13 juta jika tren saat ini berlanjut.
Untuk mengatasi lonjakan ini, cuti bagi petugas imigrasi garis depan dibatalkan, lebih dari 700 e-Channel otomatis telah diaktifkan di seluruh kota, dan pusat komando gabungan akan mengoordinasikan respons real-time bersama Polisi, Bea Cukai, dan staf MTR. Batas usia anak penduduk tetap Hong Kong yang dapat menggunakan e-Channel diturunkan dari 11 menjadi tujuh tahun, dengan syarat anak tersebut memiliki tinggi minimal 1,1 meter.
Bagi manajer mobilitas korporat, proyeksi ini menegaskan pentingnya menjadwalkan penugasan di Daratan Tiongkok di luar tanggal puncak, menambahkan waktu cadangan dalam rencana perjalanan, dan mendorong karyawan menggunakan gerbang otomatis jika memenuhi syarat. Pelancong yang transit di Hong Kong menuju kota-kota lain di Tiongkok sebaiknya memperhitungkan kemungkinan antrean di Lok Ma Chau Spur Line sebelum naik kereta cepat ke Guangdong.
Dari sudut pandang ekonomi, lonjakan lalu lintas ini mencerminkan kebangkitan Kawasan Teluk Besar sebagai pasar tenaga kerja dan konsumen yang terintegrasi. Para pengecer di kedua sisi perbatasan sedang mempersiapkan jam operasional yang diperpanjang dan promosi khusus untuk menarik pengeluaran lintas batas selama periode liburan.
Pejabat imigrasi mengatakan data yang dikumpulkan dari musim puncak ini akan digunakan untuk perencanaan jangka panjang menjelang Tahun Baru Imlek—yang secara tradisional merupakan periode perjalanan tersibuk di Hong Kong—di mana volume penumpang bisa melebihi 13 juta jika tren saat ini berlanjut.
Sumber: China Daily / VisaHQ