
Dewan Pariwisata Shanghai melaporkan kedatangan wisatawan internasional selama periode Tahun Baru 2025-26 meningkat 22 persen dibandingkan tahun lalu, sehingga Emirates, Delta, dan Air China menambah kapasitas penerbangan ke bandara Pudong dan Hongqiao. Travel-and-Tour World melaporkan ketiga maskapai ini menambahkan total 38 penerbangan pulang-pergi antara 28 Desember hingga 3 Januari, termasuk penerbangan kelima harian Emirates dengan A380 dari Dubai ke Shanghai dan penerbangan nonstop musiman Delta dari Chicago.
Air China juga meningkatkan kapasitas beberapa penerbangan dari Beijing dan Guangzhou dengan pesawat A350 bermesin ganda untuk mengakomodasi koneksi domestik ke internasional. Maskapai-maskapai ini menyebutkan permintaan yang terpendam dari pekerja ekspatriat yang kembali bertemu keluarga serta wisatawan yang tertarik dengan pertunjukan drone dan kembang api yang disponsori kota Shanghai di Bund.
Bagi pelaku bisnis, lonjakan kapasitas ini berarti lebih banyak kursi tersedia untuk perjalanan eksekutif mendadak dan tarif lebih rendah di rute yang biasanya penuh. Perusahaan manajemen perjalanan melaporkan tarif ekonomi pulang-pergi rata-rata dari Eropa ke Shanghai turun 12 persen secara mingguan.
Pihak berwenang Shanghai bekerja sama dengan kontrol perbatasan untuk menambah staf di gerbang elektronik dan mengimbau wisatawan agar mengisi kartu kedatangan digital baru sebelum keberangkatan guna mengurangi waktu antre. Hotel di sekitar Bund dan Pudong melaporkan tingkat hunian di atas 90 persen; pelancong bisnis disarankan memesan akomodasi lebih awal atau mempertimbangkan kawasan pinggiran seperti Qingpu.
Ke depan, maskapai memberi sinyal bahwa beberapa frekuensi tambahan ini bisa menjadi permanen jika program transit bebas visa China terus mendukung arus wisata dan bisnis masuk di luar puncak liburan.
Air China juga meningkatkan kapasitas beberapa penerbangan dari Beijing dan Guangzhou dengan pesawat A350 bermesin ganda untuk mengakomodasi koneksi domestik ke internasional. Maskapai-maskapai ini menyebutkan permintaan yang terpendam dari pekerja ekspatriat yang kembali bertemu keluarga serta wisatawan yang tertarik dengan pertunjukan drone dan kembang api yang disponsori kota Shanghai di Bund.
Bagi pelaku bisnis, lonjakan kapasitas ini berarti lebih banyak kursi tersedia untuk perjalanan eksekutif mendadak dan tarif lebih rendah di rute yang biasanya penuh. Perusahaan manajemen perjalanan melaporkan tarif ekonomi pulang-pergi rata-rata dari Eropa ke Shanghai turun 12 persen secara mingguan.
Pihak berwenang Shanghai bekerja sama dengan kontrol perbatasan untuk menambah staf di gerbang elektronik dan mengimbau wisatawan agar mengisi kartu kedatangan digital baru sebelum keberangkatan guna mengurangi waktu antre. Hotel di sekitar Bund dan Pudong melaporkan tingkat hunian di atas 90 persen; pelancong bisnis disarankan memesan akomodasi lebih awal atau mempertimbangkan kawasan pinggiran seperti Qingpu.
Ke depan, maskapai memberi sinyal bahwa beberapa frekuensi tambahan ini bisa menjadi permanen jika program transit bebas visa China terus mendukung arus wisata dan bisnis masuk di luar puncak liburan.
Sumber: Travel & Tour World