
Jurnalis South China Morning Post melaporkan bahwa puluhan ribu pelancong mengantre berjam-jam di Jembatan Hong Kong–Zhuhai–Makau (HZMB) pada Hari Natal, dengan jumlah keberangkatan hingga pukul 9 malam mencapai 644.000—naik 16 persen dibanding tahun lalu. Polisi mengeluarkan peringatan kemacetan untuk HZMB, Shenzhen Bay, dan Lo Wu, menyarankan pelancong untuk mengatur waktu keberangkatan atau menggunakan jalur alternatif yang kurang dikenal.
Antrean panjang ini menyoroti kendala infrastruktur saat warga daratan dan Hong Kong memanfaatkan perluasan izin masuk berganda dan tarif hotel yang lebih murah di seberang batas. Waktu tunggu shuttle bus (“Gold Bus”) melebihi 90 menit pada puncak, sementara antrean taksi memanjang di luar ruang keberangkatan.
Bagi perencana mobilitas, kejadian ini menjadi peringatan penting: rute alternatif melalui Heung Yuen Wai atau Huanggang bisa menghemat waktu berjam-jam saat keluar liburan. Perusahaan yang memindahkan staf untuk liburan singkat disarankan menyediakan tiket fleksibel atau mengatur sewa bus pribadi yang bisa berganti pos pemeriksaan dengan cepat.
Para ahli imigrasi juga mengingatkan bahwa melewatkan slot bus dapat berujung pada risiko tinggal melebihi izin jika pelancong gagal keluar Hong Kong sebelum masa berlaku visa habis. Perusahaan harus mengingatkan staf untuk menyimpan salinan digital cap masuk dan memantau hari tinggal yang diizinkan melalui sistem HRIS.
Pihak HZMB menyatakan akan meninjau algoritma alokasi jalur dan mungkin akan menguji reservasi slot waktu seperti yang diterapkan di Shenzhen Bay untuk mengurangi puncak arus saat Tahun Baru Imlek 2026.
Antrean panjang ini menyoroti kendala infrastruktur saat warga daratan dan Hong Kong memanfaatkan perluasan izin masuk berganda dan tarif hotel yang lebih murah di seberang batas. Waktu tunggu shuttle bus (“Gold Bus”) melebihi 90 menit pada puncak, sementara antrean taksi memanjang di luar ruang keberangkatan.
Bagi perencana mobilitas, kejadian ini menjadi peringatan penting: rute alternatif melalui Heung Yuen Wai atau Huanggang bisa menghemat waktu berjam-jam saat keluar liburan. Perusahaan yang memindahkan staf untuk liburan singkat disarankan menyediakan tiket fleksibel atau mengatur sewa bus pribadi yang bisa berganti pos pemeriksaan dengan cepat.
Para ahli imigrasi juga mengingatkan bahwa melewatkan slot bus dapat berujung pada risiko tinggal melebihi izin jika pelancong gagal keluar Hong Kong sebelum masa berlaku visa habis. Perusahaan harus mengingatkan staf untuk menyimpan salinan digital cap masuk dan memantau hari tinggal yang diizinkan melalui sistem HRIS.
Pihak HZMB menyatakan akan meninjau algoritma alokasi jalur dan mungkin akan menguji reservasi slot waktu seperti yang diterapkan di Shenzhen Bay untuk mengurangi puncak arus saat Tahun Baru Imlek 2026.
Sumber: South China Morning Post