
Iberia telah mengeluarkan peringatan operasional bahwa pemogokan yang dipanggil oleh South Europe Ground Services (SEGS) akan memengaruhi Bandara Adolfo Suárez Madrid-Barajas pada 26 Desember, dengan penghentian layanan tambahan yang direncanakan pada 30 Desember serta 2 dan 7 Januari 2026. Pemogokan ini berlangsung dari pukul 08:00–12:00 dan 18:00–22:00, menargetkan layanan check-in, penanganan bagasi, dan pergantian pesawat di hub tersibuk Spanyol tersebut.
Meskipun Kementerian Transportasi telah menetapkan tingkat layanan minimum sebesar 77% untuk penerbangan domestik dan 56% untuk penerbangan jarak jauh, Iberia, Iberia Express, dan Air Nostrum memperingatkan penumpang untuk mengantisipasi keterlambatan dan bagasi yang salah sambung. Penumpang yang membeli tiket sebelum 20 Desember dapat melakukan pemesanan ulang tanpa biaya hingga 15 Januari 2026, sementara tiket yang dikeluarkan oleh agen harus diubah melalui agen asli.
Aksi mogok ini dipicu oleh kebuntuan negosiasi gaji dan kekhawatiran terkait rasio staf selama periode liburan puncak. SEGS menangani grup IAG serta beberapa maskapai Asia dan Amerika Latin, sehingga dampaknya bisa meluas ke jaringan OneWorld di Eropa. Perusahaan dengan jadwal rapat ketat di Madrid disarankan untuk menambah waktu cadangan atau mengalihkan perjalanan melalui Barcelona atau Valencia jika memungkinkan.
Konsultan pajak dan imigrasi juga mengingatkan pemberi kerja bahwa pemberitahuan Pekerja yang Dikirimkan UE tetap terkait dengan rencana perjalanan asli; setiap pengalihan melalui Prancis atau Portugal mungkin memerlukan pengajuan ganda. Sementara itu, operator kargo udara yang menggunakan area kargo luas di Barajas bersiap menghadapi perpanjangan batas waktu pengiriman malam yang dapat memengaruhi pengiriman barang mudah rusak ke Amerika Latin.
Hingga saat publikasi, Iberia belum membatalkan layanan apa pun, namun maskapai mengakui bahwa pembatalan protektif pada hari H tetap menjadi opsi terakhir jika kekurangan staf terjadi. Manajer mobilitas disarankan untuk terus memantau secara real-time dan secara proaktif menghubungi penugasan yang transit di Madrid selama dua minggu ke depan.
Meskipun Kementerian Transportasi telah menetapkan tingkat layanan minimum sebesar 77% untuk penerbangan domestik dan 56% untuk penerbangan jarak jauh, Iberia, Iberia Express, dan Air Nostrum memperingatkan penumpang untuk mengantisipasi keterlambatan dan bagasi yang salah sambung. Penumpang yang membeli tiket sebelum 20 Desember dapat melakukan pemesanan ulang tanpa biaya hingga 15 Januari 2026, sementara tiket yang dikeluarkan oleh agen harus diubah melalui agen asli.
Aksi mogok ini dipicu oleh kebuntuan negosiasi gaji dan kekhawatiran terkait rasio staf selama periode liburan puncak. SEGS menangani grup IAG serta beberapa maskapai Asia dan Amerika Latin, sehingga dampaknya bisa meluas ke jaringan OneWorld di Eropa. Perusahaan dengan jadwal rapat ketat di Madrid disarankan untuk menambah waktu cadangan atau mengalihkan perjalanan melalui Barcelona atau Valencia jika memungkinkan.
Konsultan pajak dan imigrasi juga mengingatkan pemberi kerja bahwa pemberitahuan Pekerja yang Dikirimkan UE tetap terkait dengan rencana perjalanan asli; setiap pengalihan melalui Prancis atau Portugal mungkin memerlukan pengajuan ganda. Sementara itu, operator kargo udara yang menggunakan area kargo luas di Barajas bersiap menghadapi perpanjangan batas waktu pengiriman malam yang dapat memengaruhi pengiriman barang mudah rusak ke Amerika Latin.
Hingga saat publikasi, Iberia belum membatalkan layanan apa pun, namun maskapai mengakui bahwa pembatalan protektif pada hari H tetap menjadi opsi terakhir jika kekurangan staf terjadi. Manajer mobilitas disarankan untuk terus memantau secara real-time dan secara proaktif menghubungi penugasan yang transit di Madrid selama dua minggu ke depan.
Sumber: Iberia – Flight Updates