
Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) memperbarui peringatan Smartraveller untuk Qatar pada 15 Januari 2026, menaikkan status negara tersebut menjadi “Berhati-hatilah dengan Tingkat Tinggi.” Perubahan ini menyusul laporan bahwa beberapa personel AS dan Inggris sementara ditarik dari Pangkalan Udara Al Udeid di tengah ketegangan regional dan Iran sempat menutup ruang udaranya.
DFAT memperingatkan para pelancong tentang kemungkinan demonstrasi, gangguan keamanan mendadak, serta dampak lanjutan seperti penutupan ruang udara atau pembatalan penerbangan mendadak di seluruh Teluk. Pelancong bisnis disarankan untuk menjaga jadwal perjalanan yang fleksibel, mendaftarkan rencana perjalanan melalui Smartraveller, dan memantau pemberitahuan maskapai secara ketat.
Manajer perjalanan korporat diimbau untuk memperbarui penilaian risiko untuk singgah di Doha, yang merupakan pusat transit populer untuk penerbangan antara Australia dan Eropa, serta meninjau protokol tanggap krisis bagi staf yang berbasis atau transit di Qatar. Tingkat peringatan untuk Oman tetap “Hati-hati Biasa,” namun pejabat menyatakan eskalasi ketegangan bisa memicu pembaruan lebih luas di seluruh Timur Tengah.
Perusahaan asuransi perjalanan memastikan bahwa peringatan baru ini tidak otomatis membatalkan perlindungan asuransi, namun beberapa polis mengharuskan pemberitahuan jika status negara naik ke Level 2 atau lebih tinggi.
DFAT memperingatkan para pelancong tentang kemungkinan demonstrasi, gangguan keamanan mendadak, serta dampak lanjutan seperti penutupan ruang udara atau pembatalan penerbangan mendadak di seluruh Teluk. Pelancong bisnis disarankan untuk menjaga jadwal perjalanan yang fleksibel, mendaftarkan rencana perjalanan melalui Smartraveller, dan memantau pemberitahuan maskapai secara ketat.
Manajer perjalanan korporat diimbau untuk memperbarui penilaian risiko untuk singgah di Doha, yang merupakan pusat transit populer untuk penerbangan antara Australia dan Eropa, serta meninjau protokol tanggap krisis bagi staf yang berbasis atau transit di Qatar. Tingkat peringatan untuk Oman tetap “Hati-hati Biasa,” namun pejabat menyatakan eskalasi ketegangan bisa memicu pembaruan lebih luas di seluruh Timur Tengah.
Perusahaan asuransi perjalanan memastikan bahwa peringatan baru ini tidak otomatis membatalkan perlindungan asuransi, namun beberapa polis mengharuskan pemberitahuan jika status negara naik ke Level 2 atau lebih tinggi.
Sumber: DFAT Smartraveller