
Maskapai berbiaya rendah IndiGo membatalkan semua penerbangan ke Tbilisi (Georgia), Almaty (Kazakhstan), Tashkent (Uzbekistan), dan Baku (Azerbaijan) hingga 11 Februari 2026 akibat meningkatnya ketegangan regional di sekitar Iran. Rute-rute ini melewati wilayah udara Iran; jalur alternatif akan melebihi jangkauan armada Airbus A320 neo IndiGo.
1. Siapa yang terdampak?
• Pelancong bisnis yang menuju pasar Asia Tengah yang berkembang pesat untuk kontrak pertambangan, farmasi, dan TI.
• Mahasiswa India yang menuju universitas kedokteran di Almaty dan Tbilisi.
• Pengirim kargo yang mengangkut barang mudah rusak dan pasokan farmasi, segmen ekspor penting India di wilayah ini.
2. Opsi pemesanan ulang
IndiGo menawarkan pengembalian dana penuh atau penempatan ulang pada maskapai mitra yang mengoperasikan pesawat jarak jauh melalui rute alternatif lewat Teluk atau Rusia. Namun, penumpang harus memiliki visa transit yang diperlukan.
3. Implikasi lebih luas
• Maskapai India lain yang melintasi wilayah udara Iran—seperti rute Air India ke London—sedang memantau situasi namun belum mengumumkan pembatalan.
• Pengirim barang memperingatkan bahwa permintaan mendadak untuk kapasitas kargo di perut pesawat Turkish Airlines dan Emirates mendorong tarif spot naik 18-22%.
• Manajer perjalanan harus memperhatikan rencana perjalanan karyawan yang melewati FIR Tehran dan meninjau klausul asuransi perusahaan terkait wilayah udara dengan risiko perang.
4. Yang perlu diwaspadai
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DGCA) telah mengeluarkan himbauan yang memungkinkan maskapai mengajukan persetujuan dispensasi rute dengan proses cepat 24 jam. Jika situasi keamanan memburuk, India bisa mengeluarkan NOTAM (Notice to Airmen) yang melarang semua penerbangan sipil melintasi Iran, serupa dengan pembatasan saat krisis Teluk 2020.
1. Siapa yang terdampak?
• Pelancong bisnis yang menuju pasar Asia Tengah yang berkembang pesat untuk kontrak pertambangan, farmasi, dan TI.
• Mahasiswa India yang menuju universitas kedokteran di Almaty dan Tbilisi.
• Pengirim kargo yang mengangkut barang mudah rusak dan pasokan farmasi, segmen ekspor penting India di wilayah ini.
2. Opsi pemesanan ulang
IndiGo menawarkan pengembalian dana penuh atau penempatan ulang pada maskapai mitra yang mengoperasikan pesawat jarak jauh melalui rute alternatif lewat Teluk atau Rusia. Namun, penumpang harus memiliki visa transit yang diperlukan.
3. Implikasi lebih luas
• Maskapai India lain yang melintasi wilayah udara Iran—seperti rute Air India ke London—sedang memantau situasi namun belum mengumumkan pembatalan.
• Pengirim barang memperingatkan bahwa permintaan mendadak untuk kapasitas kargo di perut pesawat Turkish Airlines dan Emirates mendorong tarif spot naik 18-22%.
• Manajer perjalanan harus memperhatikan rencana perjalanan karyawan yang melewati FIR Tehran dan meninjau klausul asuransi perusahaan terkait wilayah udara dengan risiko perang.
4. Yang perlu diwaspadai
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DGCA) telah mengeluarkan himbauan yang memungkinkan maskapai mengajukan persetujuan dispensasi rute dengan proses cepat 24 jam. Jika situasi keamanan memburuk, India bisa mengeluarkan NOTAM (Notice to Airmen) yang melarang semua penerbangan sipil melintasi Iran, serupa dengan pembatasan saat krisis Teluk 2020.
Sumber: India Today