
Maskapai penerbangan berbiaya rendah India, IndiGo, telah meluncurkan penerbangan nonstop harian baru yang menghubungkan Bandara Internasional Indira Gandhi di Delhi dengan London Heathrow mulai 2 Februari 2026. Ekspansi ini menjadi langkah jarak jauh paling ambisius dari maskapai tersebut hingga saat ini, setelah sukses menjalin kemitraan codeshare dengan British Airways dan Qatar Airways.
Rute Delhi–Heathrow merupakan jalur tersibuk antara India dan Inggris, baik untuk perjalanan bisnis maupun kunjungan keluarga dan teman. Sebelum pandemi, kedua kota ini mencatat hampir 1,2 juta penumpang pulang-pergi setiap tahun, namun keterbatasan kapasitas dan kelangkaan slot di Heathrow membuat tarif tetap tinggi. Layanan A321XLR IndiGo—dengan kabin premium ekonomi—menambah 2.200 kursi mingguan dan diperkirakan akan menekan anggaran perjalanan korporat.
Bagi perusahaan multinasional Inggris yang beroperasi di Wilayah Ibu Kota Nasional India, penerbangan baru ini menawarkan kenyamanan keberangkatan malam hari dari Heathrow dan tiba pagi hari di Delhi, sehingga memudahkan koneksi domestik pada hari yang sama. Strategi harga agresif maskapai—dengan tarif pulang-pergi pengenalan mulai sekitar £580—juga berpotensi memengaruhi program tarif negosiasi dengan pesaing full-service yang sudah mapan.
Perusahaan manajemen perjalanan (TMC) melaporkan minat tinggi dari eksportir UKM dan perusahaan outsourcing TI yang membutuhkan koneksi fleksibel dan hemat biaya ke koridor teknologi Gurugram di Delhi. Namun, tim kebijakan perlu mencatat bahwa IndiGo adalah maskapai dengan layanan terpisah: biaya tambahan dikenakan untuk bagasi terdaftar, pemilihan kursi, dan akses lounge, yang bisa mempersulit pengelolaan tanggung jawab dan kepuasan karyawan.
Dari sisi imigrasi, frekuensi penerbangan yang bertambah meningkatkan permintaan janji temu di Pusat Aplikasi Visa & Kewarganegaraan Inggris (VCAC) di India dan dapat memperpendek waktu tunggu untuk perpindahan karyawan mendesak. Tim mobilitas HR disarankan memantau kelas tarif yang tersedia, memastikan karyawan memenuhi persyaratan OCI/visa India untuk perjalanan pulang-pergi, serta meninjau ulang perhitungan uang harian sesuai jadwal penerbangan baru.
Rute Delhi–Heathrow merupakan jalur tersibuk antara India dan Inggris, baik untuk perjalanan bisnis maupun kunjungan keluarga dan teman. Sebelum pandemi, kedua kota ini mencatat hampir 1,2 juta penumpang pulang-pergi setiap tahun, namun keterbatasan kapasitas dan kelangkaan slot di Heathrow membuat tarif tetap tinggi. Layanan A321XLR IndiGo—dengan kabin premium ekonomi—menambah 2.200 kursi mingguan dan diperkirakan akan menekan anggaran perjalanan korporat.
Bagi perusahaan multinasional Inggris yang beroperasi di Wilayah Ibu Kota Nasional India, penerbangan baru ini menawarkan kenyamanan keberangkatan malam hari dari Heathrow dan tiba pagi hari di Delhi, sehingga memudahkan koneksi domestik pada hari yang sama. Strategi harga agresif maskapai—dengan tarif pulang-pergi pengenalan mulai sekitar £580—juga berpotensi memengaruhi program tarif negosiasi dengan pesaing full-service yang sudah mapan.
Perusahaan manajemen perjalanan (TMC) melaporkan minat tinggi dari eksportir UKM dan perusahaan outsourcing TI yang membutuhkan koneksi fleksibel dan hemat biaya ke koridor teknologi Gurugram di Delhi. Namun, tim kebijakan perlu mencatat bahwa IndiGo adalah maskapai dengan layanan terpisah: biaya tambahan dikenakan untuk bagasi terdaftar, pemilihan kursi, dan akses lounge, yang bisa mempersulit pengelolaan tanggung jawab dan kepuasan karyawan.
Dari sisi imigrasi, frekuensi penerbangan yang bertambah meningkatkan permintaan janji temu di Pusat Aplikasi Visa & Kewarganegaraan Inggris (VCAC) di India dan dapat memperpendek waktu tunggu untuk perpindahan karyawan mendesak. Tim mobilitas HR disarankan memantau kelas tarif yang tersedia, memastikan karyawan memenuhi persyaratan OCI/visa India untuk perjalanan pulang-pergi, serta meninjau ulang perhitungan uang harian sesuai jadwal penerbangan baru.
Sumber: The Economic Times
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Inggris.Lebih Banyak Dari Inggris
Lihat semua
Loganair Tawarkan Penjadwalan Ulang Fleksibel karena Cuaca Ekstrem Mengancam Layanan di Skotlandia Minggu Ini
Uni Eropa tunda penerapan penuh sistem biometrik di perbatasan hingga September 2026, kurangi tekanan langsung bagi pelancong musim panas Inggris