
Warga Brasil yang menuju Cancun, Mexico City, atau Monterrey kini bisa kembali mendapatkan izin masuk dari kenyamanan laptop mereka. Pada 5 Februari 2026, Meksiko mengaktifkan kembali Sistema de Autorización Electrónica (SAE) — yang dikenal sebagai e-Visa — untuk warga Brasil yang tiba lewat udara dengan tujuan wisata atau bisnis singkat tanpa bayaran. Kebijakan ini membatalkan keputusan tahun 2022 yang mengharuskan pelancong mengurus visa fisik di konsulat, yang dianggap menjadi penyebab turunnya kedatangan warga Brasil hingga 44% dan kerugian sekitar US$400 juta bagi ekonomi pariwisata Meksiko.
Melalui SAE yang diaktifkan kembali, pemohon mengunggah scan paspor, rencana perjalanan, dan bukti tiket lanjutan; sebagian besar persetujuan diterima dalam waktu 30 menit. Maskapai penerbangan telah mengeluarkan instruksi kepada petugas check-in untuk memverifikasi persetujuan berkode QR sebelum mengeluarkan boarding pass. Visa fisik yang diterbitkan sebelum 5 Februari tetap berlaku sampai tanggal kedaluwarsanya.
Operator tur di Riviera Maya langsung menyambut baik kebijakan ini. Grup hotel Meliá dan Posadas melaporkan kenaikan pemesanan baru dari Brasil sebesar 15% dalam seminggu setelah pengumuman. Manajer mobilitas korporat juga melihat manfaatnya: insinyur Brasil yang mendukung proyek energi di Querétaro, yang sebelumnya harus menunggu hingga 10 hari kerja untuk visa konsuler, kini bisa melakukan perjalanan dengan pemberitahuan 48 jam.
Penasihat risiko perjalanan mengingatkan bahwa petugas imigrasi Meksiko masih berhak meminta bukti keuangan, konfirmasi hotel, dan tiket pulang saat kedatangan. Pelancong yang sering bepergian dan memiliki visa AS, Kanada, Inggris, Jepang, atau Schengen yang masih berlaku tetap bebas dari persyaratan visa Meksiko.
Perusahaan global disarankan memperbarui daftar persiapan perjalanan, memastikan karyawan mengunduh persetujuan SAE ke perangkat seluler, dan mengingatkan bahwa e-Visa hanya berlaku untuk satu kali masuk dan berlaku selama 180 hari. Untuk perjalanan berulang, pemohon harus mengajukan aplikasi baru setiap kali.
Melalui SAE yang diaktifkan kembali, pemohon mengunggah scan paspor, rencana perjalanan, dan bukti tiket lanjutan; sebagian besar persetujuan diterima dalam waktu 30 menit. Maskapai penerbangan telah mengeluarkan instruksi kepada petugas check-in untuk memverifikasi persetujuan berkode QR sebelum mengeluarkan boarding pass. Visa fisik yang diterbitkan sebelum 5 Februari tetap berlaku sampai tanggal kedaluwarsanya.
Operator tur di Riviera Maya langsung menyambut baik kebijakan ini. Grup hotel Meliá dan Posadas melaporkan kenaikan pemesanan baru dari Brasil sebesar 15% dalam seminggu setelah pengumuman. Manajer mobilitas korporat juga melihat manfaatnya: insinyur Brasil yang mendukung proyek energi di Querétaro, yang sebelumnya harus menunggu hingga 10 hari kerja untuk visa konsuler, kini bisa melakukan perjalanan dengan pemberitahuan 48 jam.
Penasihat risiko perjalanan mengingatkan bahwa petugas imigrasi Meksiko masih berhak meminta bukti keuangan, konfirmasi hotel, dan tiket pulang saat kedatangan. Pelancong yang sering bepergian dan memiliki visa AS, Kanada, Inggris, Jepang, atau Schengen yang masih berlaku tetap bebas dari persyaratan visa Meksiko.
Perusahaan global disarankan memperbarui daftar persiapan perjalanan, memastikan karyawan mengunduh persetujuan SAE ke perangkat seluler, dan mengingatkan bahwa e-Visa hanya berlaku untuk satu kali masuk dan berlaku selama 180 hari. Untuk perjalanan berulang, pemohon harus mengajukan aplikasi baru setiap kali.
Sumber: VEJA / Panrotas