
Pengendara di Dubai akan menghadapi serangkaian penutupan jalan bergilir selama 10 hingga 15 menit sore ini, 6 Februari 2026, saat para pesepeda elit berlaga di Etape 2 UAE Tour Women. Balapan yang dimulai pukul 12:50 siang dari Dubai Police Academy dan berakhir sekitar pukul 4:30 sore di Hamdan Bin Mohammed Smart University ini menempuh jarak 145 km, melewati beberapa jalan tersibuk di emirat, termasuk Jalan Umm Suqeim, Jalan Hessa, Jalan Sheikh Zayed Bin Hamdan Al Nahyan, dan Jalan Expo.
Otoritas Jalan dan Transportasi Dubai (RTA) menerapkan model “penutupan bergilir”: persimpangan ditutup hanya beberapa menit sebelum rombongan tiba dan dibuka kembali segera setelah mereka lewat. Strategi ini meminimalkan gangguan, meski tetap menyebabkan kemacetan singkat di sekitar persimpangan, kawasan industri, dan taman bisnis populer seperti Dubai Investment Park. Jadwal perjalanan bisnis, penjemputan di bandara, dan pengiriman logistik bisa tertunda jika tidak ada waktu cadangan yang cukup.
Lalu lintas terkait acara kini menjadi bagian rutin dalam kalender mobilitas Dubai. Tahun lalu, lebih dari 300 acara olahraga internasional—termasuk maraton, triathlon, dan tur sepeda—memerlukan pengelolaan lalu lintas khusus, mencerminkan upaya emirat ini untuk memposisikan diri sebagai pusat olahraga global. Manajer perjalanan korporat semakin mengandalkan kalender acara RTA sebagai alat penting dalam merencanakan pertemuan atau penjemputan eksekutif.
Bagi para komuter yang tidak bisa menghindari koridor terdampak, pejabat menyarankan menggunakan aplikasi navigasi real-time dan Jalur Merah Dubai Metro yang sejajar dengan sebagian rute. Platform ride-hailing Careem dan Uber telah menetapkan batas kenaikan tarif untuk mengurangi lonjakan harga, meski sedikit penyesuaian harga dinamis di sekitar Jalan Expo masih diperkirakan.
Perusahaan dengan staf yang sering di jalan—terutama tim penjualan lapangan dan kurir pengiriman terakhir—disarankan mengingatkan pengemudi tentang jalur alternatif timur-barat seperti Jalan Al Khail dan Jalan Sheikh Mohammed Bin Zayed. Jika tidak memperhitungkan penutupan bergilir ini, bisa berakibat pertemuan terlewat, denda pengiriman barang, dan biaya lembur. Setelah etape selesai, semua jalan diperkirakan akan dibuka kembali sepenuhnya pada pukul 5:30 sore.
Otoritas Jalan dan Transportasi Dubai (RTA) menerapkan model “penutupan bergilir”: persimpangan ditutup hanya beberapa menit sebelum rombongan tiba dan dibuka kembali segera setelah mereka lewat. Strategi ini meminimalkan gangguan, meski tetap menyebabkan kemacetan singkat di sekitar persimpangan, kawasan industri, dan taman bisnis populer seperti Dubai Investment Park. Jadwal perjalanan bisnis, penjemputan di bandara, dan pengiriman logistik bisa tertunda jika tidak ada waktu cadangan yang cukup.
Lalu lintas terkait acara kini menjadi bagian rutin dalam kalender mobilitas Dubai. Tahun lalu, lebih dari 300 acara olahraga internasional—termasuk maraton, triathlon, dan tur sepeda—memerlukan pengelolaan lalu lintas khusus, mencerminkan upaya emirat ini untuk memposisikan diri sebagai pusat olahraga global. Manajer perjalanan korporat semakin mengandalkan kalender acara RTA sebagai alat penting dalam merencanakan pertemuan atau penjemputan eksekutif.
Bagi para komuter yang tidak bisa menghindari koridor terdampak, pejabat menyarankan menggunakan aplikasi navigasi real-time dan Jalur Merah Dubai Metro yang sejajar dengan sebagian rute. Platform ride-hailing Careem dan Uber telah menetapkan batas kenaikan tarif untuk mengurangi lonjakan harga, meski sedikit penyesuaian harga dinamis di sekitar Jalan Expo masih diperkirakan.
Perusahaan dengan staf yang sering di jalan—terutama tim penjualan lapangan dan kurir pengiriman terakhir—disarankan mengingatkan pengemudi tentang jalur alternatif timur-barat seperti Jalan Al Khail dan Jalan Sheikh Mohammed Bin Zayed. Jika tidak memperhitungkan penutupan bergilir ini, bisa berakibat pertemuan terlewat, denda pengiriman barang, dan biaya lembur. Setelah etape selesai, semua jalan diperkirakan akan dibuka kembali sepenuhnya pada pukul 5:30 sore.
Sumber: The Times of India