
Komisi Tinggi Bangladesh di New Delhi serta kantor perwakilan di Agartala, Siliguri, dan Guwahati kembali membuka layanan visa penuh mulai 20 Februari 2026, mengakhiri penangguhan yang diberlakukan sejak 22 Desember 2025 akibat kekhawatiran keamanan selama masa pemilu. Warga India kini dapat kembali mengajukan visa wisata, medis, bisnis, kerja, dan pelajar melalui portal online resmi, dengan estimasi proses 7–15 hari kerja selama penyelesaian antrean awal. Kebijakan ini, yang dikonfirmasi oleh pemerintahan baru Dhaka di bawah Perdana Menteri Tarique Rahman, menandai reset diplomatik dengan New Delhi. Perjalanan lintas batas sempat turun hingga 60%, menurut operator tur di Kolkata, mengganggu perdagangan bilateral senilai USD 14 miliar dan membuat ratusan pasien India yang rutin mencari perawatan khusus di Dhaka terhambat. Manajer mobilitas yang mengatur penugasan komuter antara negara bagian timur India dan pabrik-pabrik di Bangladesh menyambut baik kejelasan ini. Meskipun visa on arrival masih belum tersedia, visa stiker untuk semua kategori kini bisa diperoleh kembali, memungkinkan inspeksi rantai pasok dan rotasi layanan TI dilanjutkan. Maskapai seperti US-Bangla dan IndiGo diperkirakan akan menambah frekuensi penerbangan di rute Kolkata–Dhaka dan Delhi–Chittagong mulai April. Secara praktis, para pelancong harus siap menghadapi antrean lebih panjang pada Maret dan membawa dokumen tambahan—tiket pulang, bukti pemesanan hotel, bukti dana—karena staf konsuler akan melakukan pemeriksaan lebih ketat selama fase pemulihan. Permohonan yang diajukan sebelum 22 Desember 2025 namun belum diproses akan diprioritaskan. Komisi Tinggi menyarankan pengajuan setidaknya tiga minggu sebelum tanggal perjalanan yang direncanakan hingga proses kembali normal. Pemulihan ini diperkirakan akan menghidupkan kembali arus wisata ke Cox’s Bazar dan Sundarbans menjelang liburan musim panas, sekaligus mempermudah mobilitas pelajar Bangladesh yang menempuh studi di universitas India melalui kebijakan visa timbal balik yang akan diumumkan New Delhi.
Sumber: Outlook Traveller