
Velocity Frequent Flyer, program loyalitas Virgin Australia, meluncurkan promosi Status Credit terbesar sepanjang masa pada 23 Februari. Anggota yang mengaktifkan penawaran ini dapat memperoleh hingga 125 kredit bonus secara retrospektif untuk penerbangan yang sudah dilakukan sejak 12 Januari dan untuk pemesanan baru hingga 31 Maret. Semua jenis tarif—termasuk Economy Lite yang sering dipilih dalam kebijakan perjalanan korporat yang ketat—berhak mendapatkan kredit ini.
Waktu peluncuran sangat strategis. Mulai 1 Juli, Virgin akan memperketat ambang batas tier dan memperkenalkan level tertinggi baru “Platinum Plus” dengan 2.000 kredit per tahun. Para analis mencatat bahwa penawaran bonus ini menurunkan hambatan bagi anggota Silver atau Gold tingkat menengah untuk mempertahankan status mereka sebelum perubahan, berpotensi mengunci loyalitas para pelancong bisnis UKM yang mungkin beralih ke Qantas.
Bagi manajer perjalanan, promosi ini sangat menarik: berbeda dengan booster Velocity sebelumnya yang terbatas pada kelas tarif mahal, kredit bonus ini berlaku bahkan untuk tarif diskon besar dan rute domestik yang dipesan dengan potongan korporat. Namun, pegawai pemerintah tetap tidak bisa ikut karena aturan pengadaan yang baru melarang pemberian bonus secara retrospektif.
Perusahaan disarankan mendorong para pelancong untuk mengaktifkan penawaran ini melalui aplikasi Velocity sebelum 31 Maret dan melakukan rekonsiliasi klaim biaya dengan cermat—faktur rebate Virgin akan menunjukkan akumulasi Status Credit yang lebih tinggi, yang oleh beberapa auditor kebijakan dianggap sebagai tunjangan kena pajak.
Persaingan maskapai semakin memanas saat Qantas bersiap menggelar penjualan besar-besaran terkait reboot codeshare Jetstar. Diperkirakan akan ada lebih banyak strategi loyalitas saat maskapai berlomba menarik pelancong domestik bernilai tinggi di kuartal terakhir tahun fiskal 2026.
Waktu peluncuran sangat strategis. Mulai 1 Juli, Virgin akan memperketat ambang batas tier dan memperkenalkan level tertinggi baru “Platinum Plus” dengan 2.000 kredit per tahun. Para analis mencatat bahwa penawaran bonus ini menurunkan hambatan bagi anggota Silver atau Gold tingkat menengah untuk mempertahankan status mereka sebelum perubahan, berpotensi mengunci loyalitas para pelancong bisnis UKM yang mungkin beralih ke Qantas.
Bagi manajer perjalanan, promosi ini sangat menarik: berbeda dengan booster Velocity sebelumnya yang terbatas pada kelas tarif mahal, kredit bonus ini berlaku bahkan untuk tarif diskon besar dan rute domestik yang dipesan dengan potongan korporat. Namun, pegawai pemerintah tetap tidak bisa ikut karena aturan pengadaan yang baru melarang pemberian bonus secara retrospektif.
Perusahaan disarankan mendorong para pelancong untuk mengaktifkan penawaran ini melalui aplikasi Velocity sebelum 31 Maret dan melakukan rekonsiliasi klaim biaya dengan cermat—faktur rebate Virgin akan menunjukkan akumulasi Status Credit yang lebih tinggi, yang oleh beberapa auditor kebijakan dianggap sebagai tunjangan kena pajak.
Persaingan maskapai semakin memanas saat Qantas bersiap menggelar penjualan besar-besaran terkait reboot codeshare Jetstar. Diperkirakan akan ada lebih banyak strategi loyalitas saat maskapai berlomba menarik pelancong domestik bernilai tinggi di kuartal terakhir tahun fiskal 2026.
Sumber: Virgin Australia Newsroom