
Kekerasan kartel yang meningkat di wilayah barat Meksiko berdampak pada rencana perjalanan pada 23 Februari 2026 setelah Kedutaan Besar AS meningkatkan peringatan keamanan untuk Quintana Roo pada malam sebelumnya. Vax-Before-Travel melaporkan puluhan penerbangan di Bandara Internasional Cancun mengalami penundaan atau pembatalan, sementara blokade jalan menghambat pergerakan kru, membuat ratusan warga AS kesulitan mencari kamar hotel. Peringatan tersebut mengimbau warga Amerika di Cancun, Playa del Carmen, dan Tulum untuk tetap di tempat, memantau media lokal, dan mendaftar di Program Pendaftaran Pelancong Pintar. Meskipun bandara tetap buka berkat kehadiran keamanan yang ketat, maskapai penerbangan memperingatkan adanya penyesuaian jadwal secara bergilir sepanjang hari. Tim keamanan perusahaan mengaktifkan protokol check-in bagi staf yang bepergian, dengan beberapa perusahaan jasa minyak dan BPO menginstruksikan karyawan menunda perjalanan yang tidak penting. Konsultan risiko perjalanan mencatat bahwa peringatan ini muncul hanya beberapa minggu sebelum musim puncak liburan musim semi AS, yang berpotensi menurunkan permintaan wisata dan menekan perkiraan tingkat hunian hotel. Pejabat kesehatan juga mengingatkan para pelancong akan risiko penyakit yang ditularkan nyamuk di wilayah tersebut, menekankan pentingnya briefing medis sebelum perjalanan dan asuransi perjalanan yang memadai.
Sumber: Vax-Before-Travel