Perjalanan Bisnis Jerman Terdampak Setelah Lufthansa Hentikan Rute Timur Tengah Usai Serangan Iran
Kementerian Luar Negeri Jerman Keluarkan Peringatan Langka untuk Wilayah Saat Krisis Iran Tutup Pusat-Pusat Teluk
Uni Eropa Serukan Meredakan Ketegangan Konflik Afghanistan-Pakistan, Peringatkan Risiko Perjalanan Regional
Berita Terbaru
Jerman Evaluasi Undang-Undang Imigrasi Terampil dan Luncurkan Platform Visa Satu Atap “Agen Kerja dan Tinggal”
Siaran pers Komisi Eropa menunjukkan bahwa Undang-Undang Imigrasi Terampil Jerman mulai menunjukkan hasil: hampir 18.000 “Kartu Kesempatan” dan 838 visa berbasis pengalaman telah diterbitkan, sementara tingkat pekerjaan bagi pengungsi terus meningkat. Menteri Tenaga Kerja Bärbel Bas juga mengumumkan pembentukan “Badan Kerja dan Tinggal” yang akan menjadi layanan digital terpadu untuk semua visa pekerja terampil dan izin tinggal, dengan tujuan mempercepat waktu proses hingga lebih dari setengahnya. Langkah ini diharapkan dapat mengatasi kekurangan tenaga kerja kronis dan memberikan akses lebih cepat serta tanpa kertas bagi pengusaha untuk mendapatkan talenta internasional.
Bundestag mengesahkan paket pertama reformasi suaka yang selaras dengan UE, membentuk ‘pusat migrasi sekunder’
Parlemen Jerman telah mengesahkan undang-undang yang menyelaraskan aturan suaka nasional dengan Sistem Suaka Eropa Bersama (CEAS) yang diperbarui oleh Uni Eropa. Beberapa poin penting meliputi pembentukan ‘pusat migrasi sekunder’ untuk orang yang sudah terdaftar di negara lain di UE, prosedur perbatasan cepat hingga 12 minggu, perluasan kewenangan penahanan, serta akses lebih cepat ke pasar kerja setelah tinggal selama tiga bulan. Reformasi ini memperketat pengawasan terhadap pergerakan sekunder sambil memberikan akses kerja yang lebih cepat bagi pemohon yang disetujui, yang berdampak pada pengusaha dan program mobilitas yang merekrut dari kalangan pencari suaka.
Pemogokan transportasi umum nasional selama 48 jam melumpuhkan kota-kota di Jerman dan perjalanan bisnis
Pemogokan peringatan dua hari secara nasional oleh serikat pekerja ver.di telah menghentikan sebagian besar layanan bus kota, trem, dan metro di seluruh Jerman pada 27-28 Februari 2026. Aksi ini berdampak pada 150 operator dan jutaan penumpang, menyebabkan kemacetan di jalur kereta dan jalan raya. Ver.di menuntut kenaikan gaji dua digit dan jadwal kerja yang lebih baik; sementara pengusaha menganggap tuntutan tersebut tidak realistis. Para pelancong bisnis dan manajer mobilitas menghadapi pembatalan pertemuan, gangguan perjalanan staf, dan biaya transportasi darat yang meningkat.