1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Jerman
  4. /
  5. Merz Peringatkan Perang di Timur Tengah Bisa Picu Gelombang Pengungsi Baru ke Jerman

Merz Peringatkan Perang di Timur Tengah Bisa Picu Gelombang Pengungsi Baru ke Jerman

Mar 7, 2026
·
Merz Peringatkan Perang di Timur Tengah Bisa Picu Gelombang Pengungsi Baru ke Jerman
Berbicara di Stockach, Baden-Württemberg, pada 6 Maret 2026, Kanselir Jerman Friedrich Merz mengaitkan konflik yang cepat berkembang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran dengan tekanan migrasi di Eropa. Merz berpendapat bahwa runtuhnya struktur negara Iran akan menghasilkan "skenario Suriah yang diperparah" dan mendorong ratusan ribu pengungsi menuju perbatasan luar Uni Eropa. Oleh karena itu, Jerman memiliki “kepentingan keamanan yang sangat penting” untuk mencegah kegagalan negara tersebut, katanya, berjanji akan melobi Washington dan Yerusalem agar mengambil langkah yang menghindari kekosongan kekuasaan di Iran. Pernyataan Kanselir ini muncul saat UNHCR telah menyatakan perang tersebut sebagai darurat kemanusiaan besar. Berlin merespons dengan menjanjikan tambahan bantuan sebesar €100 juta untuk Lebanon—yang dipandang Berlin sebagai negara penyangga yang bisa mencegah pengungsi masuk ke wilayah Schengen. Menteri Luar Negeri Johann Wadephul menyatakan bahwa paket bantuan ini akan “membantu orang di tempat mereka berada dan mengurangi tekanan pada sistem suaka Eropa.” Pernyataan Merz memiliki makna politik penting di dalam negeri. Koalisi konservatifnya mempertaruhkan reputasi dengan menurunkan kedatangan tidak resmi setelah klaim suaka naik 12% pada 2025 meski ada pemeriksaan perbatasan darat sementara. Partai oposisi menuduh pemerintah lebih fokus pada pengawasan daripada pencegahan kemanusiaan. Dengan secara eksplisit mengaitkan tujuan kebijakan luar negeri dengan pengendalian migrasi, Merz memperluas perdebatan dan memberi sinyal bahwa Jerman akan mengejar “keterkaitan luar negeri-migrasi” yang terintegrasi. Bagi perusahaan multinasional yang memindahkan staf masuk dan keluar Jerman, pidato ini menjadi pengingat bahwa krisis geopolitik dapat mengubah kepatuhan imigrasi hampir dalam semalam. Perusahaan disarankan memantau pembaruan saran perjalanan dan bersiap menghadapi pemeriksaan dokumen yang lebih ketat jika jumlah pengungsi kembali meningkat di akhir tahun.
Sumber: Asharq Al-Awsat (English)

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Jerman.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×