
Rabu, 25 Maret 2026 menandai Hari Kemerdekaan Yunani, hari libur nasional yang diperingati di Republik Siprus. Akibatnya, semua departemen pemerintah Siprus—termasuk kantor Imigrasi, Unit Imigran dan Orang Asing distrik, serta konsulat luar negeri—tutup. VFS Global juga mengonfirmasi bahwa Pusat Aplikasi Visa Siprus yang mereka kelola di Doha, Qatar tidak akan menerima aplikasi atau biometrik hari ini. Penutupan rutin di tengah minggu seperti ini sering terlewatkan oleh manajer mobilitas, namun dampaknya nyata: janji temu yang terlewat pada 25 Maret otomatis dijadwalkan ulang ke April karena sebagian besar kantor sudah penuh. Pemohon di pasar dengan volume tinggi seperti Lebanon, India, dan Inggris menghadapi penundaan tambahan 7 hingga 10 hari dalam pengembalian paspor, yang bisa mengganggu tanggal mulai kerja bagi karyawan yang akan bergabung dengan perusahaan Siprus pada awal April. Penundaan ini bertepatan dengan lonjakan aplikasi izin kerja Kategori D dan visa reunifikasi keluarga di akhir kuartal, yang memperparah penumpukan akibat gangguan sistem bulan lalu di Departemen Catatan Sipil dan Imigrasi. Perusahaan yang mensponsori karyawan baru disarankan menyiapkan waktu cadangan minimal dua minggu dalam jadwal mobilisasi dan memanfaatkan layanan percepatan yang tersedia di beberapa kantor perwakilan (terutama di London dan Tel Aviv) setelah kantor dibuka kembali pada 26 Maret. Penasihat hukum juga mengingatkan para pelancong yang masa tinggal bebas visa 90 harinya berakhir minggu ini bahwa kontrol keluar di bandara tetap berlaku, meskipun hari libur; keterlambatan keluar bahkan satu hari saja bisa memicu larangan masuk kembali. Jika perjalanan bisnis penting tidak bisa ditunda, praktisi menyarankan masuk menggunakan visa Schengen alternatif dan menyelesaikan formalitas Siprus setelah tiba dengan skema bebas visa, yang masih berlaku untuk sebagian besar warga negara tanpa pembatasan.