
Maskapai penerbangan nasional India sedang membangun jembatan udara darurat ke Uni Emirat Arab. Dalam siaran pers yang dirilis pada 31 Maret 2026 malam, Air India dan anak perusahaannya yang berbiaya rendah, Air India Express, mengonfirmasi akan mengoperasikan 16 penerbangan tidak terjadwal ke Dubai, Abu Dhabi, dan Sharjah pada 1 April, bersamaan dengan jadwal reguler terbatas sebanyak 14 penerbangan ke Asia Barat. Operasi ad-hoc ini—yang disetujui bersama oleh regulator India dan otoritas bandara UAE—bertujuan untuk mengatasi penumpukan penumpang yang terdampar akibat penutupan ruang udara bergilir dan pembatasan kapasitas di hub Teluk. Prioritas diberikan kepada warga UAE yang berada di India selama Ramadan, serta penumpang bisnis yang penerbangan lanjutan mereka dibatalkan setelah maskapai Eropa menghentikan rute ke Dubai. Dalam rencana ini, pesawat berbadan lebar Airbus A350 dan Boeing 787 akan berangkat dari Delhi dan Mumbai, sementara pesawat berbadan sempit Boeing 737-MAX akan mengangkut penumpang dengan volume tinggi seperti pekerja migran dan pengunjung keluarga dari Kochi, Mangalore, dan Amritsar. Penumpang dengan tiket terdampak dapat melakukan pemesanan ulang tanpa biaya; sementara penumpang lain dapat membeli kursi terbatas yang dibuka 12 jam sebelum keberangkatan. Bagi perusahaan yang menjadwalkan pemulangan karyawan dari India, penerbangan sementara ini memberikan kesempatan sempit sebelum kapasitas kembali ketat menjelang Idul Fitri. Manajer mobilitas disarankan untuk berkoordinasi dengan pengirim barang karena penerbangan ad-hoc ini hanya membawa kargo perut minimal, sehingga pengiriman proyek sebaiknya tetap menggunakan rute kargo khusus. Analis penerbangan mencatat langkah tidak biasa Air India ini menunjukkan betapa tergantungnya koridor besar India–Teluk pada operasi hub UAE yang stabil. Dengan pembatasan penerbangan di atas wilayah Eropa yang masih berlangsung, maskapai harus mengatur waktu kerja kru dan rute alternatif, membuat jadwal sangat dinamis. Para pelancong disarankan untuk terus memantau bot WhatsApp maskapai dan media sosial bandara untuk informasi perubahan gerbang secara mendadak.
Sumber: Air India Newsroom