Siprus luncurkan skema subsidi upah darurat untuk menjaga staf hotel tetap bekerja selama penurunan ekonomi di Timur Tengah
Musim panas terancam, agen perjalanan Siprus laporkan gelombang pembatalan pemesanan
Uni Eropa Merombak Aturan Paket Perjalanan—Mengapa Wisatawan dan Operator Tur Siprus Harus Bertindak Sekarang
Berita Terbaru
Siprus Aktifkan Portal Pemeriksaan Online Seiring Undang-Undang Baru Perketat Persetujuan Investasi Asing
Siprus telah memulai proses pra-penyaringan wajib untuk investasi asing langsung dan meluncurkan portal aplikasi online. Transaksi tidak dapat diselesaikan hingga Kementerian Keuangan mengeluarkan izin, dengan denda hingga 10 persen dari nilai transaksi bagi pelanggar. Eksekutif ekspatriat dan investor yang pindah ke Siprus kini harus memasukkan persetujuan investasi asing langsung dalam perencanaan mobilitas mereka.
Siprus Alihkan Proses Visa Mahasiswa Pakistan ke Amman karena Gangguan di Tehran
Siprus telah menangguhkan pemrosesan visa pelajar secara langsung untuk warga Pakistan di Teheran dan memindahkan tugas tersebut ke kedutaan mereka di Amman, Yordania. Pemohon kini harus mengajukan permohonan secara elektronik dan melakukan perjalanan ke Yordania untuk mendapatkan visa yang ditempelkan, sebuah solusi yang diperlukan akibat gangguan keamanan di Iran. Perubahan ini menambah tantangan logistik bagi perguruan tinggi dan sponsor perusahaan, namun dirancang agar jadwal penerimaan tetap berjalan lancar. Langkah ini juga menunjukkan kemampuan Siprus dalam menjaga kontinuitas konsuler—sebuah poin penting saat Brussels meninjau upaya pulau tersebut untuk bergabung dengan Schengen.
Celestyal batalkan semua pelayaran April karena ketegangan di Timur Tengah ganggu musim kapal pesiar Mediterania Timur
Celestyal membatalkan seluruh program April 2026, sehingga kedua kapalnya tidak akan berlayar di Mediterania timur setidaknya hingga 1 Mei. Keputusan ini berdampak pada ribuan penumpang kapal pesiar yang biasanya menghabiskan waktu di daratan Siprus, memperparah penurunan pariwisata yang dipicu oleh konflik di Iran. Para pembeli perjalanan harus mengatur ulang rute grup kapal pesiar atau menunda perjalanan insentif, sementara pemasok lokal menghadapi kehilangan pendapatan yang tak terduga.