1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Perancis
  4. /
  5. Menteri Dalam Negeri Prancis Kunjungi Aljir untuk Meredakan Ketegangan Soal Kuota Visa dan Imigrasi Ilegal

Menteri Dalam Negeri Prancis Kunjungi Aljir untuk Meredakan Ketegangan Soal Kuota Visa dan Imigrasi Ilegal

Apr 12, 2026
·
Menteri Dalam Negeri Prancis Kunjungi Aljir untuk Meredakan Ketegangan Soal Kuota Visa dan Imigrasi Ilegal
Prancis mengirim pejabat keamanan dalam negeri tertingginya ke Aljir dalam upaya mengakhiri bab paling tegang dalam hubungan mobilitas Prancis-Aljazair selama satu dekade terakhir. Menteri Dalam Negeri Gérald Darmanin tiba di ibu kota Aljazair pada 11 April 2026 untuk melakukan pembicaraan selama tiga hari dengan Presiden Abdelmadjid Tebboune, Menteri Dalam Negeri Brahim Merad, dan para pejabat keamanan senior. Kunjungan ini menyusul 18 bulan saling balas tindakan yang dimulai ketika Paris memangkas jumlah visa kunjungan singkat warga Aljazair sebesar 50 persen setelah menuduh Aljir menolak menerima kembali warga negaranya yang diperintahkan meninggalkan wilayah Prancis.

Menurut pejabat dari kedua belah pihak, tujuan utama misi ini adalah menyusun peta jalan yang mengaitkan kuota migrasi legal yang lebih besar untuk pelajar, pengusaha, dan pekerja terampil dengan percepatan kerja sama konsuler dalam pengusiran warga Aljazair tanpa dokumen yang tinggal di Prancis. Sumber Prancis menyatakan Paris siap mengembalikan penerbitan visa ke tingkat tahun 2021 jika Aljazair setuju mempercepat penerbitan dokumen “laissez-passer” yang memungkinkan deportasi dan memperluas patroli polisi bersama di wilayah Mediterania barat.

Menteri Dalam Negeri Prancis Kunjungi Aljir untuk Meredakan Ketegangan Soal Kuota Visa dan Imigrasi Ilegal


Aljazair, di sisi lain, menginginkan jaminan bahwa batasan visa di masa depan akan diputuskan secara transparan dan melalui konsultasi dengan pemerintahnya. Mereka juga mendorong proses yang disederhanakan agar lulusan berpotensi tinggi dari universitas Prancis dapat langsung masuk ke skema Paspor Bakat Prancis dan Kartu Biru Uni Eropa tanpa harus kembali ke negara asal terlebih dahulu—sebuah tuntutan utama dari startup teknologi Aljazair yang melihat Prancis sebagai pintu gerbang alami mereka ke Uni Eropa.

Selain dimensi bilateral, pembicaraan ini penting bagi kawasan Schengen secara luas. Keputusan Prancis pada 2025 untuk memangkas jumlah visa Maghreb menimbulkan efek domino bagi negara tetangga, semakin memperberat sistem migrasi Eropa tepat saat blok tersebut bersiap meluncurkan Sistem Masuk/Keluar baru. Penyelesaian yang langgeng dengan Aljazair akan menghilangkan salah satu hambatan diplomatik terbesar bagi reset kebijakan imigrasi Prancis tahun 2026 dan bisa menjadi model bagi “kemitraan mobilitas” serupa dengan Maroko dan Tunisia akhir tahun ini.

Bagi perusahaan multinasional, hasil pembicaraan ini akan menentukan seberapa mudah staf Aljazair dapat dipindahkan ke proyek-proyek di Prancis dan apakah perencana penugasan harus terus memperhitungkan waktu tunggu yang lama serta tingkat penolakan yang tinggi. Jika kesepakatan tercapai, manajer mobilitas korporat harus memantau kuota penunjukan jalur cepat di konsulat Prancis di Aljir dan persyaratan dokumen yang direvisi untuk aplikasi izin kerja—perubahan yang dapat memangkas waktu penempatan hingga berminggu-minggu.
Sumber: Arab Press

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Perancis.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×