India dan Belanda tandatangani Nota Kesepahaman Migrasi & Mobilitas sebagai landasan Kemitraan Strategis baru
Peta Jalan Kemitraan Strategis India-Swedia Menempatkan Mobilitas Talenta sebagai Fokus Utama
Kedutaan Terbitkan Peringatan Setelah Pekerja India Tewas dalam Serangan Drone di Moskow
Berita Terbaru
India dan Belanda Tandatangani MoU Migrasi & Mobilitas, Membuka Jalur Baru untuk Pertukaran Talenta Terampil
India dan Belanda menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Migrasi & Mobilitas pada 16 Mei 2026 yang akan memperkenalkan jalur cepat izin kerja, skema pengakuan keterampilan bersama, serta kerja sama kepatuhan yang lebih erat. Kesepakatan ini diharapkan mempercepat proses visa bagi perusahaan India dan Belanda, khususnya di sektor teknologi dan semikonduktor, serta menegaskan dorongan berkelanjutan India untuk memasukkan klausul mobilitas dalam diplomasi ekonominya.
Pemerintah Luncurkan Paket ‘Haji Singkat’ 20 Hari untuk Membantu Profesional yang Bekerja
India meluncurkan ‘Paket Haji Singkat’ selama 20 hari untuk 10.000 jamaah, mempersingkat masa tinggal tradisional yang biasanya 40–45 hari. Ditujukan bagi para pekerja profesional, program ini dimulai dengan penerbangan dari Kochi pada 17 Mei dan diharapkan dapat mengurangi waktu perjalanan serta biaya, menandai pendekatan yang lebih fleksibel untuk perjalanan ibadah skala besar.
Pembicaraan India-Rusia Soroti Rencana Mempermudah Mobilitas Keterampilan di Sektor Strategis
Pada pertemuan bilateral 16 Mei di New Delhi, menteri luar negeri India dan Rusia sepakat untuk mempercepat pengembangan mekanisme yang memudahkan perpindahan tenaga ahli antara kedua negara. Kerangka MRQ dan surat visa yang disederhanakan diharapkan dapat mempercepat waktu pelaksanaan proyek di bidang energi, TI, dan teknik.
Goa FRRO Perketat Penindakan Pelanggaran Masa Tinggal, Deportasi Sembilan Warga Asing
FRRO Goa mendeportasi sembilan warga asing yang tinggal melebihi batas dan mengidentifikasi tujuh lainnya selama inspeksi yang diumumkan pada 16 Mei 2026. Upaya penegakan ini, bagian dari kampanye kepatuhan yang lebih luas, menegaskan pentingnya bagi bisnis dan penyedia akomodasi untuk mematuhi aturan pelaporan visa di India secara ketat.