
Selama pekan Menteri Luar Negeri BRICS di New Delhi, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov bertemu dengan Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar pada 16 Mei untuk meninjau ‘Kemitraan Strategis Khusus dan Istimewa’. Menurut keterangan Kementerian Luar Negeri India, keduanya membahas fasilitasi mobilitas keterampilan dan talenta serta kerja sama di bidang perdagangan, energi, dan konektivitas. Para pejabat mengatakan kedua pihak sedang mengkaji mekanisme Pengakuan Kualifikasi Bersama (Mutual Recognition of Qualifications/MRQ) yang mencakup bidang teknik, TI, dan manufaktur maju—sektor di mana para profesional India sudah bekerja di Moskow, St. Petersburg, dan Yekaterinburg melalui transfer antarperusahaan. Usulan ini akan melengkapi kesepakatan India-Rusia 2025 tentang visa kerja yang disederhanakan untuk penugasan di bawah 24 bulan. Dari perspektif mobilitas korporat, dorongan baru ini dapat memperlancar surat undangan antar-pemerintah yang saat ini menjadi kendala utama bagi perusahaan EPC dan farmasi India yang menjalankan proyek di Rusia. Sebaliknya, perusahaan energi Rusia yang ingin menempatkan staf di proyek LNG dan nuklir di India mungkin akan mendapatkan kuota visa yang lebih besar dan pembebasan tes bahasa Inggris. Para menteri juga menugaskan tim mereka untuk mengeksplorasi platform digital bersama guna memantau kesejahteraan pekerja—meniru pembaruan IVFRT 3.0 yang akan datang di India—serta menguji coba modul orientasi pasca-kedatangan dalam bahasa Hindi dan Rusia. Para pemimpin HR yang menangani penugasan ke Rusia disarankan untuk memantau pedoman MRQ yang akan datang dan menyiapkan dokumen kualifikasi paralel agar proses legalisasi berjalan lebih cepat.
Sumber: India’s News (ANI syndication)