1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Republik Rakyat Cina
  4. /
  5. China Perpanjang Bebas Visa 30 Hari untuk Warga Australia dan Selandia Baru hingga 31 Desember 2026

China Perpanjang Bebas Visa 30 Hari untuk Warga Australia dan Selandia Baru hingga 31 Desember 2026

Mei 24, 2026
·
China Perpanjang Bebas Visa 30 Hari untuk Warga Australia dan Selandia Baru hingga 31 Desember 2026
China diam-diam memperpanjang program bebas visa unilateral selama 30 hari bagi pemegang paspor biasa Australia dan Selandia Baru, memberikan jaminan bagi pelancong dari kedua negara Pasifik Selatan ini untuk mengunjungi daratan utama hingga pukul 23:59 tanggal 31 Desember 2026. Program ini berlaku untuk tujuan wisata, bisnis jangka pendek, kunjungan keluarga, pertukaran budaya, atau transit. Diluncurkan pertama kali pada November 2025, pembebasan visa ini menghilangkan kebutuhan janji temu konsulat, formulir kertas, dan biaya visa lebih dari US$100, sehingga memperpendek waktu persiapan perjalanan antara Australia–China dan Selandia Baru–China dari berminggu-minggu menjadi hanya beberapa hari.

Maskapai penerbangan dan operator tur menyambut baik kepastian tanggal berakhir yang tetap—bukan pilot program bergulir tiga atau enam bulan—karena memungkinkan mereka mengatur kapasitas dengan percaya diri untuk puncak musim dingin utara 2026. Sementara itu, manajer perjalanan korporat dapat menyetujui perjalanan mendadak untuk inspeksi rantai pasok dan menghadiri pameran dagang tanpa harus memperhitungkan waktu pengurusan visa. Perpanjangan ini dilakukan saat Beijing berupaya menarik wisatawan jarak jauh dengan pengeluaran tinggi untuk menghidupkan kembali pariwisata masuk dan membangun kembali hubungan antarwarga pascapandemi.

China Perpanjang Bebas Visa 30 Hari untuk Warga Australia dan Selandia Baru hingga 31 Desember 2026


Di pihak Canberra dan Wellington, mereka menyatakan bahwa kelancaran perjalanan dua arah akan mendukung universitas, eksportir makanan dan minuman, serta perusahaan jasa yang bergantung pada interaksi tatap muka di China. Konsesi timbal balik sudah mulai terlihat: Selandia Baru meluncurkan uji coba 12 bulan yang memungkinkan warga China dengan visa Australia yang masih berlaku masuk tanpa visa selama maksimal tiga bulan menggunakan NZeTA elektronik, dan badan pariwisata Australia tengah mengupayakan fleksibilitas serupa.

Tips praktis bagi pelancong meliputi memastikan paspor masih berlaku minimal enam bulan setelah tanggal kepulangan, mencetak bukti perjalanan lanjutan dalam 30 hari, dan memahami bahwa pembebasan visa ini tidak berlaku untuk kerja atau studi—keduanya tetap memerlukan visa kelas Z atau X yang sesuai. Pelanggaran masa tinggal dikenai denda RMB 500 per hari dan dapat memicu larangan masuk selama bertahun-tahun, sehingga tim kepatuhan harus memperbarui sistem persetujuan perjalanan internal untuk menandai batas keras 30 hari. Pengunjung yang sering datang dapat melakukan beberapa kali masuk tanpa visa, namun petugas imigrasi mungkin akan memeriksa perjalanan berturut-turut yang terkesan menghindari aturan izin kerja.
Sumber: Air Traveler Club

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Republik Rakyat Cina.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×