1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Australia
  4. /
  5. Orang Australia Bisa Segera Bepergian ke Bali Tanpa Visa di Bawah Usulan Baru

Orang Australia Bisa Segera Bepergian ke Bali Tanpa Visa di Bawah Usulan Baru

Jun 13, 2026
·
Orang Australia Bisa Segera Bepergian ke Bali Tanpa Visa di Bawah Usulan Baru
Pemegang paspor Australia mungkin akan segera mendapatkan kembali salah satu keuntungan perjalanan favorit mereka: masuk ke Indonesia tanpa visa. Pada 12 Juni, edisi Australia dari Time Out melaporkan bahwa Kementerian Pariwisata Indonesia telah memasukkan Australia dalam daftar pendek delapan negara untuk mengembalikan kebijakan bebas visa selama 30 hari, yang dicabut pada 2023 saat perbatasan dibuka kembali. Menteri Widiyanti Wardhana mengatakan kepada media lokal bahwa “diskusi mendalam dengan kementerian terkait telah mempersempit kemungkinan pemberian kunjungan bebas visa,” dan rekomendasi resmi kini akan diajukan ke kabinet. Jika disetujui, perubahan ini akan menghapus biaya Visa-on-Arrival sebesar Rp500.000 (sekitar A$40) serta proses pengajuan di bandara atau online untuk pengunjung jangka pendek. Kebijakan ini akan langsung menguntungkan lebih dari 1,5 juta warga Australia yang mengunjungi Bali tahun lalu, banyak di antaranya adalah pelancong berulang atau digital nomad yang melakukan “work-cation” singkat. Pelaku bisnis juga akan diuntungkan: eksekutif yang rutin menyeberangi Laut Timor untuk pertemuan pemasok, inspeksi lokasi, atau perjalanan insentif mengatakan antrean VOA bisa menambah waktu satu jam saat musim puncak. Para pelaku industri perjalanan di Australia menyambut baik sinyal ini. Divisi korporat Flight Centre mengatakan kepada Time Out bahwa bebas visa akan “mengembalikan spontanitas di pasar Indonesia,” membuat perjalanan mendadak menjadi lebih murah dan mudah dipesan. Pelaku UKM, terutama di bidang makanan dan industri kreatif, melihat Bali sebagai pintu gerbang yang hemat biaya untuk pameran dagang yang menarik pembeli dari Jakarta dan Surabaya. Bagi perusahaan multinasional, langkah ini sejalan dengan rute penerbangan langsung baru Australia: Jetstar akan menambah layanan Gold Coast–Auckland–Denpasar pada pertengahan Juni dan Virgin Australia sedang mengajukan slot tambahan ke Bali dari Bandara Internasional Western Sydney saat dibuka. Jika kebijakan ini disetujui dalam beberapa minggu ke depan, manajer perjalanan harus memperbarui alur persetujuan agar mencerminkan bahwa tidak diperlukan visa masuk atau biaya untuk kunjungan di bawah 30 hari; pelancong yang tinggal lebih lama atau bekerja dengan gaji dari Indonesia tetap harus memiliki izin tinggal atau kerja yang sesuai. Sampai pengumuman resmi diterbitkan, warga Australia harus terus mendapatkan VOA atau e-VOA sebelum terbang. Perusahaan disarankan untuk memantau saluran pemerintah Indonesia dan memberi tahu karyawan segera setelah pengecualian ini berlaku.
Sumber: Time Out Australia

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Australia.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×