
Para pelancong yang melintasi perbatasan Prancis-Swiss minggu ini merasakan pengalaman Schengen yang sangat berbeda. Menjelang KTT pemimpin G7 di Évian-les-Bains (14-17 Juni), Prancis kembali memberlakukan pemeriksaan perbatasan internal sementara di 21 dari 28 titik penyeberangan di wilayah Jenewa. Langkah ini diumumkan oleh Kementerian Dalam Negeri dan dijelaskan oleh Euronews pada 11 Juni, berlaku mulai pukul 00:00 tanggal 11 Juni hingga 23:59 tanggal 18 Juni. Unit polisi yang dilengkapi dengan pemindai plat nomor bergerak dan tim anjing pelacak ditempatkan di pos-pos yang ditutup atau dibatasi, mengarahkan lalu lintas melalui lima jalur utama di mana pemeriksaan identitas dan kendaraan dilakukan secara menyeluruh.
Para pekerja lintas batas—sekitar 120.000 orang yang setiap hari berkomuter antara kanton Jenewa dan departemen Prancis Haute-Savoie serta Ain—harus menunjukkan paspor atau kartu identitas nasional serta bukti pekerjaan. Perusahaan pengangkutan melaporkan waktu tunggu hingga 45 menit pada jam sibuk pagi hari. Bagi delegasi internasional dan pelancong bisnis, dampak terbesar adalah rute bandara. Akreditasi KTT hanya memberikan akses melalui “sektor Prancis” di Bandara Jenewa, dengan layanan shuttle khusus menuju Évian. Penumpang yang tiba dengan penerbangan komersial ke Lyon Saint-Exupéry atau Paris CDG dan berencana mengemudi ke pertemuan di Swiss harus memperhitungkan kontrol baru ini; perusahaan rental mobil telah menyediakan brosur panduan dan tambahan tanda tol untuk mempercepat perjalanan di penyeberangan Bardonnex dan Thônex-Vallard.
Kementerian Dalam Negeri menyatakan bahwa pengenaan kembali pemeriksaan perbatasan ini sebanding dengan tingkat ancaman keamanan—Prancis berada dalam status ‘urgence attentat’ setelah insiden di stasiun Marseille pada April—dan menegaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara terfokus. Namun, asosiasi perdagangan di sektor pembuatan jam tangan dan farmasi, yang sangat bergantung pada pengiriman tepat waktu antara pabrik Prancis dan Swiss, memperingatkan adanya potensi hambatan produksi jika keterlambatan berlanjut. Para pengusaha menyarankan staf untuk membawa izin kerja Swiss (Permis G) dan, bagi warga non-Uni Eropa, kartu izin tinggal Prancis guna menghindari pemeriksaan tambahan.
Menurut aturan Schengen, Prancis harus mencabut pemeriksaan ini setelah KTT berakhir, tetapi para analis mencatat bahwa pada acara besar sebelumnya (Euro 2024, COP 28) perpanjangan pemeriksaan semacam ini pernah terjadi. Tim mobilitas disarankan untuk memantau buletin prefektur dan menyiapkan rencana darurat untuk kunjungan pelanggan akhir Juni nanti.
Para pekerja lintas batas—sekitar 120.000 orang yang setiap hari berkomuter antara kanton Jenewa dan departemen Prancis Haute-Savoie serta Ain—harus menunjukkan paspor atau kartu identitas nasional serta bukti pekerjaan. Perusahaan pengangkutan melaporkan waktu tunggu hingga 45 menit pada jam sibuk pagi hari. Bagi delegasi internasional dan pelancong bisnis, dampak terbesar adalah rute bandara. Akreditasi KTT hanya memberikan akses melalui “sektor Prancis” di Bandara Jenewa, dengan layanan shuttle khusus menuju Évian. Penumpang yang tiba dengan penerbangan komersial ke Lyon Saint-Exupéry atau Paris CDG dan berencana mengemudi ke pertemuan di Swiss harus memperhitungkan kontrol baru ini; perusahaan rental mobil telah menyediakan brosur panduan dan tambahan tanda tol untuk mempercepat perjalanan di penyeberangan Bardonnex dan Thônex-Vallard.
Kementerian Dalam Negeri menyatakan bahwa pengenaan kembali pemeriksaan perbatasan ini sebanding dengan tingkat ancaman keamanan—Prancis berada dalam status ‘urgence attentat’ setelah insiden di stasiun Marseille pada April—dan menegaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara terfokus. Namun, asosiasi perdagangan di sektor pembuatan jam tangan dan farmasi, yang sangat bergantung pada pengiriman tepat waktu antara pabrik Prancis dan Swiss, memperingatkan adanya potensi hambatan produksi jika keterlambatan berlanjut. Para pengusaha menyarankan staf untuk membawa izin kerja Swiss (Permis G) dan, bagi warga non-Uni Eropa, kartu izin tinggal Prancis guna menghindari pemeriksaan tambahan.
Menurut aturan Schengen, Prancis harus mencabut pemeriksaan ini setelah KTT berakhir, tetapi para analis mencatat bahwa pada acara besar sebelumnya (Euro 2024, COP 28) perpanjangan pemeriksaan semacam ini pernah terjadi. Tim mobilitas disarankan untuk memantau buletin prefektur dan menyiapkan rencana darurat untuk kunjungan pelanggan akhir Juni nanti.
Sumber: Euronews
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Perancis.Lebih Banyak Dari Perancis
Lihat semua
Jenewa Tutup 25 dari 35 Pos Perbatasan dengan Prancis Jelang KTT G7 di Evian
Staf Bandara Mayotte Umumkan Mogok Mulai 13 Juni, Peringatkan ‘Keterlambatan Maksimal’ untuk Penerbangan Akhir Pekan