
Operator transportasi umum Flanders, De Lijn, mengumumkan pengalihan rute mendadak untuk layanan ekspres bandara R26, R27, dan 727 pada Minggu, 14 Juni, pukul 13:00 hingga 18:00, akibat demonstrasi Belgo Intal di dekat stasiun Brussels-North. Beberapa halte utama di pusat kota—termasuk Rogier, Pogge, dan Sint-Maria—tidak akan dilayani; sebagai gantinya, halte sementara disiapkan di Voltaire–Fernand Blum dan Waelhem. Gangguan ini berdampak pada penumpang yang menuju atau dari Bandara Brussels pada salah satu periode keberangkatan tersibuk untuk perjalanan bisnis awal pekan. Penumpang yang terhubung dari layanan kereta internasional di Brussels-North disarankan memperhitungkan waktu berjalan tambahan atau menggunakan jalur metro STIB 2/6 untuk menuju Schuman atau Arts-Loi sebelum beralih ke layanan bandara alternatif. Manajer perjalanan perusahaan dianjurkan memberi tahu karyawan dan mempertimbangkan pemesanan taksi atau layanan ride-hailing sebelumnya untuk keberangkatan yang sensitif waktu. Perusahaan yang mengoperasikan bus antar-jemput harus memberi pengarahan kepada sopir mengenai rute demonstrasi, yang mungkin menyebabkan penutupan jalan sementara di Rue du Progrès dan Boulevard Lambermont. Insiden ini menyoroti kerentanan koneksi permukaan jarak pendek yang menjadi andalan banyak program mobilitas untuk menjaga waktu perjalanan dari pintu ke pintu di bawah 90 menit. Perusahaan dengan kebijakan ketat terkait waktu perjalanan sebaiknya memantau siaran langsung De Lijn dan mengintegrasikan kemampuan peringatan real-time ke dalam alat pelacak perjalanan karyawan.
Sumber: De Lijn Service Alert
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Belgia.Lebih Banyak Dari Belgia
Lihat semua
Uni Eropa akan menyambut delegasi Taliban di Brussels pada 17 Juni; Belgia tinjau ulang protokol visa dan keamanan
Brussels Bersiap untuk ‘Pembicaraan Teknis’ Kontroversial antara Uni Eropa dan Taliban tentang Deportasi