
Dalam sebuah dekrit yang diterbitkan pada 19 Juni 2026, Préfète de la Drôme mengumumkan langkah-langkah luar biasa terkait ketertiban umum yang akan berlaku mulai pukul 08:00 tanggal 20 Juni hingga pukul 08:00 tanggal 22 Juni di beberapa wilayah yang menjadi tuan rumah acara publik besar. Peraturan ini melarang, tanpa alasan yang sah, pengangkutan bensin, bahan kimia, dan produk mudah terbakar lainnya dalam wadah portabel, serta penjualan dan penggunaan kembang api kategori F2 dan F3. Konsumsi alkohol di luar teras berlisensi juga dilarang, dan polisi diberi wewenang untuk menyita senjata rakitan.
Meskipun bersifat lokal, pembatasan ini berdampak pada mobilitas: perusahaan logistik yang mengangkut barang berbahaya melalui koridor Valence-Grenoble harus mengalihkan rute atau menunda pengiriman, sementara penyelenggara acara harus memastikan pasokan bahan bakar di lokasi sebelum larangan diberlakukan. Pengemudi ride-share dan pengantar barang disarankan untuk memeriksa aturan muatan kendaraan, karena kepemilikan barang terlarang dapat berujung pada denda atau penyitaan kendaraan.
Prefektur menyebut kombinasi cuaca panas ekstrem, lonjakan wisatawan, dan kerusuhan baru-baru ini di festival besar sebagai alasan penerapan kebijakan ini. Larangan serupa juga telah diterapkan di Ardèche pada akhir pekan sebelumnya, menandai tren langkah pencegahan ketertiban umum yang langsung memengaruhi mobilitas jarak pendek dan rantai pasokan.
Perusahaan dengan karyawan yang menghadiri festival musik atau acara sepeda di wilayah ini diimbau untuk menyosialisasikan pembatasan, terutama larangan alkohol yang akan ditegakkan dengan denda langsung oleh polisi. Protokol kontak darurat juga perlu diperbarui, karena perintah ini memberi wewenang kepada otoritas lokal untuk mendirikan pos pemeriksaan sementara dan melakukan penggeledahan kendaraan.
Meskipun bersifat lokal, pembatasan ini berdampak pada mobilitas: perusahaan logistik yang mengangkut barang berbahaya melalui koridor Valence-Grenoble harus mengalihkan rute atau menunda pengiriman, sementara penyelenggara acara harus memastikan pasokan bahan bakar di lokasi sebelum larangan diberlakukan. Pengemudi ride-share dan pengantar barang disarankan untuk memeriksa aturan muatan kendaraan, karena kepemilikan barang terlarang dapat berujung pada denda atau penyitaan kendaraan.
Prefektur menyebut kombinasi cuaca panas ekstrem, lonjakan wisatawan, dan kerusuhan baru-baru ini di festival besar sebagai alasan penerapan kebijakan ini. Larangan serupa juga telah diterapkan di Ardèche pada akhir pekan sebelumnya, menandai tren langkah pencegahan ketertiban umum yang langsung memengaruhi mobilitas jarak pendek dan rantai pasokan.
Perusahaan dengan karyawan yang menghadiri festival musik atau acara sepeda di wilayah ini diimbau untuk menyosialisasikan pembatasan, terutama larangan alkohol yang akan ditegakkan dengan denda langsung oleh polisi. Protokol kontak darurat juga perlu diperbarui, karena perintah ini memberi wewenang kepada otoritas lokal untuk mendirikan pos pemeriksaan sementara dan melakukan penggeledahan kendaraan.
Sumber: Alerte RDV Préfecture
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Perancis.Lebih Banyak Dari Perancis
Lihat semua
Jendela Keamanan G7 Ditutup: Pemeriksaan Perbatasan Swiss dengan Prancis Berakhir Setelah Operasi 10 Hari
Para Pemimpin Uni Eropa Mendesak Percepatan Penerapan Aturan Migrasi Baru – Prancis Hadapi Jadwal Pelaksanaan yang Ketat