
Dalam keputusan kabinet yang disetujui pada 19 Juni dan dilaporkan luas di media Tiongkok pada 20 Juni, Jepang mengonfirmasi bahwa mulai 1 Juli 2026, biaya visa tunggal standar untuk warga negara asing akan naik dari ¥3.000 menjadi ¥15.000 (sekitar ¥674 RMB), sementara visa multiple-entry naik dari ¥6.000 menjadi ¥30.000. Ini adalah penyesuaian besar pertama sejak 1978 dan membuat biaya tersebut sejalan dengan wilayah Schengen. Bagi pemegang paspor daratan Tiongkok—yang tahun lalu mencapai 5,24 juta dari total 7,2 juta visa jangka pendek Jepang—kenaikan ini sangat signifikan. Data dari agen perjalanan menunjukkan lonjakan 40% dalam pengajuan visa minggu ini karena wisatawan bergegas mengajukan sebelum batas waktu; beberapa konsulat bahkan menutup jendela pengajuan sejak 26 Juni akibat tumpukan proses. Pelajar, pelancong dengan anggaran terbatas, dan keluarga akan paling terdampak: keluarga beranggotakan tiga orang akan melihat biaya visa naik dari sekitar ¥400 RMB menjadi lebih dari ¥2.000 RMB, belum termasuk biaya layanan agen. Pelancong bisnis yang sering menggunakan visa multiple-entry tiga atau lima tahun menghadapi biaya yang lebih tinggi, yang berpotensi mengikis keunggulan biaya Jepang dibanding Eropa untuk kunjungan klien mendadak dan perjalanan pengadaan. Tokyo menyatakan tujuan kenaikan ini adalah untuk menutupi biaya administrasi dan “mengoptimalkan” arus wisatawan dengan mengurangi pariwisata massal berbiaya sangat rendah. Karena warga Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, Singapura, dan sebagian besar negara ASEAN sudah menikmati akses bebas visa, para analis melihat langkah ini sebagai penyaring harga yang ditujukan terutama untuk pasar Tiongkok. Manajer perjalanan perusahaan harus mempersiapkan anggaran perjalanan yang lebih tinggi dan menyarankan staf dengan rencana perjalanan setelah 1 Juli untuk segera mengamankan janji temu. Perusahaan yang memutar teknisi ke cabang Jepang dengan visa kegiatan budaya jangka pendek (C-4) juga perlu meninjau ulang durasi penugasan; dalam beberapa kasus, visa manajer bisnis jangka panjang (E) bisa lebih ekonomis meski persyaratan dokumennya lebih banyak.
Sumber: Sina Travel
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Republik Rakyat Cina.Lebih Banyak Dari Republik Rakyat Cina
Lihat semua
Jumlah penumpang yang melewati pelabuhan darat Hekou (Tiongkok-Vietnam) di Yunnan diperkirakan akan melampaui 3 juta pada tahun 2026.
Duta Besar China Berikan Visa Langsung kepada Pendidik AS dalam Acara Festival Perahu Naga