
Italia telah menetapkan tanggal 12 Oktober 2026 sebagai hari dimulainya penghapusan cap paspor secara nasional. Mulai hari itu, semua pos pemeriksaan darat, laut, dan udara akan bergabung dengan Sistem Masuk/Keluar Uni Eropa, yang secara elektronik merekam sidik jari, gambar wajah, dan data paspor para pelancong dari negara ketiga. La Sicilia melaporkan bahwa Kementerian Dalam Negeri telah mengedarkan dekrit operasional ke markas polisi regional semalam, mengakhiri spekulasi berbulan-bulan setelah penundaan fase pilot sebelumnya. Peluncuran sistem ini akan dilakukan secara bertahap: bandara utama (Roma, Milan, Venesia) serta pos perbatasan jalan Brenner dan Ventimiglia akan aktif terlebih dahulu, diikuti oleh pelabuhan sekunder dan pos perbatasan yang lebih kecil. Pada April 2027, setiap titik keluar di Italia harus terhubung, sesuai dengan tenggat akhir kepatuhan Uni Eropa. Catatan digital ini akan secara otomatis menghitung hari tinggal di Schengen, menandai pelanggaran masa tinggal, dan mengirimkan peringatan real-time ke Frontex serta basis data penegak hukum nasional. Bagi tim mobilitas bisnis, keuntungan utamanya adalah proses masuk ulang yang lebih cepat—setelah terdaftar, pelancong dapat menggunakan gerbang swalayan—serta catatan tinggal yang jelas dan tidak dapat diubah, berguna untuk perhitungan status pajak. Namun, kelemahannya adalah satu kali gagal pemindaian sidik jari bisa mengharuskan eksekutif mengantre di meja manual dan berisiko kehilangan penerbangan. Para penasihat disarankan memastikan karyawan mengetahui bahwa perjalanan pertama mereka setelah 12 Oktober mungkin memakan waktu lebih lama, dan bahwa anak di bawah umur, diplomat, serta pemegang izin tinggal dikecualikan dari pengambilan data biometrik. Perusahaan yang mensponsori pekerja juga harus meninjau ulang perhitungan 90/180 hari; sistem otomatis ini menghilangkan ‘zona abu-abu’ yang sebelumnya dimanfaatkan beberapa komuter dengan cap yang kurang jelas. Sementara itu, konsulat Italia telah diperintahkan untuk memperbarui pedoman penerbitan visa dan memperingatkan pemohon bahwa paspor yang hilang, tidak terbaca, atau rusak tidak akan diterima setelah sistem aktif. Bandara pun berlomba memasang kios tambahan dan papan petunjuk. SEA Milan menyatakan Malpensa akan memiliki 120 gerbang elektronik operasional pada September, sementara Venesia Marco Polo menggandakan ruang kontrol perbatasannya. Maskapai penerbangan menyarankan penumpang kelas premium untuk menambah waktu 20 menit ekstra pada perjalanan pertama setelah aktivasi hingga antrean pendaftaran berkurang.
Sumber: La Sicilia